Keamanan

Untuk Memutuskan Rantai Penyebaran Virus Covid-19, Desa Bakaru Menetapkan Beberapa Poin

TEROPONGSULSELJAYA.com,Pinrang – Semenjak virus 19 mulai meramba Indonesia terkhusus Sulawesi Selatan (Sulsel), masyarakat desa Bakaru Kabupaten Pinrang mulai cemas akan hal tersebut.

Kepala Desa Bakaru, Alimuddin kepada Team Teropong SulselJaya melalui via WhatsApp, mengatakan bahwa wabah virus ini tidak bisa diprediksikan, 06/04/2020.

“merupakan hal yang tidak bisa di prediksi kapan berakhirnya apalagi kalau kita tidak patuh sama arahan dari pemerintah” Tuturnya Mothenk sapaan akrab.

Lanjutnya, “Desa Bakaru semenjak virus sudah masuk wilayah Pinrang, Pemerintah Desa Bakaru, BPD Desa Bakaru & tokoh Masyarakat melakukan, menetapkan beberapa kesepakatan untuk mengantisipasi atau memutus peredaran virus ini,” Ungkapnya.

Adapun beberapa poin kesepakatan yang dimaksud antara lain:

1. aktivitas shalat Jumat/berjamaah sementara di tiadakan
2. Aktivitas main volly ball di tiadakan
3. Produksi ballo pahit di tiadakan
4. Masyarakat di larang keluar dari desa Bakaru tanpa ada pengantar keluar desa dari pemerintah desa Bakaru
5. Penjual yang masuk ke desa Bakaru harus memperlihatkan surat keterangan berbadan sehat dari puskesmas terdekat
6. Perantau yang masuk di desa Bakaru di isolasi selama 14 hari di rumah masing2 atau rumah kebun.

Lanjutnya lagi, “Selaku Kepala Desa, sangat berharap agar kiranya wabah ini cepat berlalu sehingga masyarakat Desa Bakaru secara khusus dan masyarakat Indonesia secara umum dapat beraktivitas seperti sedia kala,” Tutupnya. (vhr)

Reporter : vharel jusmawan
Teropong SulselJaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close