Pendidikan

Kepsek SMKN 5 Makassar Rapat Dengan Kepala Cabang Dinas Provinsi Pendidikan Lewat Teleconference

TEROPONGSULSELJAYA.com MAKASSAR – Beberapa kepala sekolah negeri maupun swasta termasuk kepala sekolah SMKN 5 Makassar Drs.H. Muh. Tahir M.Pd rapat dengan Kepala cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah I Hj. Bagyang S.Pd. M.M dalam agenda ” Monitoring, Evaluasi Langkah – Langkah Antisipasi Penanganan Covid 19 yang bertempat di rumah masing – masing lewat vidio teleconference ( Vicon ), sabtu (11/04/2020) pukul 11.00 wita

Adapun Hasil Laporan Rapat Vicon ( Vidio Conference ) Sebagai berikut :

I . ARAHAN KEPALA CABDIN ( Cabang Dinas ) WILAYAH I
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I (Hj. Bagyang, S.Pd, MM.) menegaskan Kembali himbauan Plt. Kadisdik Provinsi Sulawesi Selatan, sesuai Surat Nomor : 0045/3779-PTIKP.2/Disdik tanggal 08 April 2020 perihal Belajar dan Bekerja Dari Rumah, antara lain sebagai berikut :
1. Agar Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pengawas Pendidikan dan Kepala SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta menyampaikan kepada guru dan peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran jarak jauh dan menyesuaikan dengan jadwal BDR (Bekerja Dari Rumah) yang di susun oleh Satuan Pendidikan.
2.Untuk memastikan tetap terlaksananya kegiatan Belajar dan Bekerja Dari Rumah (BDR), maka dilakukan pemantauan dan pengawasan dengan menggunakan instrument dan dilakukan secara berkala pada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah masing-masing.
3. Kepala Sekolah agar melakukan pemantauan dan pendataan terhadap Peserta Didik yang terpapar Virus Corona (Covid.19), terutama peserta didik yang dekat dengan Daerah atau Rumah Sakit yang dinyatakan zonah merah Covid.19.
4. Agar Satuan Pendidikan turut berpartisipasi dalam rangka penanganan pencegahan terhadap perkembangan dan penyebaran Virus Corona (Covid.19).
5. Pada akhir arahan Kacabdin Wilayah I, Kembali menegaskan agar Belajar dan Bekerja Dari Rumah (BDR) harus terlaksana secara menyeluruh, efektif, efisien dan dilaporkan hasilnya ,melalui MKKS pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I.

II. LAPORAN PELAKSANAAN BDR
1. Kegiatan BDR
Berdasarkan laporan dari Kepala Kepala Sekolah, khususnya SMA/SMK/SLB Negeri, pelaksanaan BDR pada umumnya berjalan dengan baik dan lancar dan telah dilaporkan hasilnya secara berkala dengan menggunakan format instrument pada Pengawas Pembina untuk diteruskan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I. Sedangkan untuk SMA/SMK/SLB Swasta menurut pantauan dari MKPS, masih sedikit yang melaporkan pelaksanaan BDR nya.
2. Hambatan/Kendala Pelaksanaan BDR
a. Tidak semua peserta didik memiliki HP Android,
b. Peserta Didik yang memiliki HP Android, banyak yang tidak bisa
menyediakan kuota internet (Siswa kurang mampu).
c. Banyak peserta didik yang tidak bisa mengakses RRI karena tidak punya Radio.

3. Solusi/Rekomendasi
a. Dinas Pendidikan telah bekerjasama dengan beberapa pihak termasuk RRI. Pihak RRI sendiri telah menyediakan siaran RRI pada Frekuensi AM dan FM secara gratis dan dapat diakses hampir semua HP, baik smarphone maupun HP jadul dan punya fasilitas Radio.
b. Terkait dengan pencegahan terhadap perkembangan dan penyebaran Covid.19, maka Dana BOS dapat dipergunakan untuk membantu peserta didik membeli kuota internet.
c. Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi selatan melalui UPT PTIKP telah menyediakan 60 room vicon, dengan terlebih dahulu membuat jadwal pada http://elearning.sulselprov.go.id/info

4. Langkah Antisipasi Penanganan Penyebaran Covid.19
a. Satuan Pendidikan dihimbau untuk turut berpartisipasi dalam rangka penanganan pencegahan terhadap perkembangan dan penyebaramn Covid.19 dengan membuat slogan-slogan, spanduk dan video pendek dan disebarluaskan melalui Sosmed (Fb, WA, Instagram dll).
b. Menyediakan Masker, mengadakan penyemprotan inspektan pada wilayah sekitar sekolah atau kepada masyarakat yang membutuhkan.
c. Dihimbau kepada seluruh warga sekolah (guru, siswa, Staf TU) dan masyarakat untuk tetap menjaga Kesehatan, kebersihan diri sendiri, lingkungan, tetap di rumah, pakai masker, jaga jarak dalam berkomunikasi serta menghindari tempat-tempat yang ramai.

III. PERTANYAAN TERKAIT DENGAN LULUSAN PESERTA DIDIK JALUR SNMPTN 2020

Beberapa Kepala Sekolah mempertanyakan terkait dengan peserta didik yang lulus melalui jalur SNMPTN, dan salah satu yang menjadi persyaratan untuk mendaftar ulang adalah Surat Keterangan LULUS dari Satuan Pendidikan, sementara penentuan dan pengumuman kelulusan secara resmi belum terbit. Apakah bisa dibuatkan Surat Keterangan Kelulusan ?

SOLUSI :
Untuk sementara, yang bisa dibuatkan adalah Surat Keterangan yang berisi :
Peserta Didik yang bersangkutan benar adalah peserta UN Tahun Pelajaran 2019/2020.
Telah mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Tahun Pelajaran 2019/2020.

Laporan : Muh. Arianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close