Pemuda

Efek Corona Wisuda STAI Kupang, Ditunda Berkali-Kali

TEROPONGSULSELJAYA.com,KUPANG
-Rencana penyelenggaraan wisuda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang ditunda berkali kali.

Berdasarkan hasil musyawarah dari pihak lembaga, informasi itu disampaikan kepada mahasiswa STAI-Kupang bahwa, tanggal (28/03/2020) akan dilangsungkan Rapat Senat Terbuka momentum akbar itu.

Tetapi selang berjalannya waktu,wisuda di tunda disebabkan oleh merebaknya virus Corona kemudian pemerintah mengeluarkan surat edaran tentang larangan beraktivitas atau pelaksanaan kegiatan yang bisa mengumpulkan ramai orang.

Setelah beredarnya himbauan dari pemerintah maka pihak kampus kembali mempertimbangkan acara wisuda STAI Kupang kembali ditunda ke-tanggal (04/04/2020).
Tetapi setelah adanya Informasi itu dan telah tiba waktu yang di tentukan acara wisuda belum juga terlaksana.

Tidak berselang lama pihak kampus kembali mengabarkan bahwa wisuda STAI-Kupang akan ditunda lagi ke-tanggal (07/04/2020) dengan pertimbangan akan di lakukan pendekatan kepada pihak-Hotel Grand Mutiara, untuk keperluan aula sebagai tempat acara wisuda.

Hal ini hasil wawancara team media teropongsulseljaya.com kepada salah satu mahasiswa STAI-Kupang, Zainudin Makmur, pada Minggu (03/05/2020).

“Saya salah seorang Mahasiswa STAI-Kupang, melalui informasi yang berkembang bahwa acara wisuda telah direncanakan dari bulan Maret yang lalu, bahwa kami akan diwisudakan pada tanggal 28 Maret. Tetapi dengan situasi yang kurang memungkinkan, Kemudian ditunda ke tanggal 04 April. Lalu ditunda lagi ke tanggal 07 April. Tidak adanya kejelasan informasi dari pihak lembaga, yang kemungkinan disebabkan oleh wabah Corona ini,cuma sayangnya karena sudah ada beberapa orang tua mahasiswa yang datang dari jauh ke-Kupang untuk menyaksikan wisudawan anaknya”, Ujar Zainudin.

Zainuddin juga menambahkan ” hari ini kita melihat semakin hari situasi semakin meresahkan,tidak hanya di kota-kota besar yang siaga melawan covid-19 ini, tetapi telah sampai ke pelosok desa yang turut andil dalam penanganan terhadap virus yang mematikan ini.
Semoga virus ini, cepat berlalu agar kita bisa wisuda jangan sampai akan ditunda terus waktu liburnya hingga memakan waktu yang cukup lama”.

“Saya sudah cukup tua di kampus,Kalaupun belum ada kepastian yang membahagiakan, saya bisa dibilang mahasiswa abadi”,guyon mahasiswa semester dua belas itu.

Zainuddin ikut mengajak seluruh teman – teman Mahasiswa STAI-Kupang agar mentaati himbauan dari pemerintah jaga jarak, rajin cuci tangan, gunakan masker, serta hindari tempat-tempat keramaian,Semoga virus ini cepat berlalu agar kita bisa di wisuda.(*)

Laporan : Ramadhan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close