Nasional

Satu Brimob Gugur, KKB Mengklaim Bertanggung Jawab Juru Bicara TPNPB-OPM ; Menunggu Kedatangan Kibuan Pasukan TNI-Polri

PAPUA,TEROPONGSULSELJAYA.com,
– Kontak senjata antara KKB dan aparat TNI-Polri di Kiwirok, pegunungan Bintang, Papua, pada Minggu pagi tadi menewaskan seorang anggota Korps Brigade Mobil (Brimob) Kelapa Dua “Bharada Muhammad Kurniadi” akibat terkena tembakan, 26/09/2021.

Kepada Awak Media Via Whatsap, Kepala Operasi Nemangkawi, “Brigjen Ramdani Hidayat” membenarkan informasi kejadian ini

“Iya benar Anggota Brimob meninggal dalam kontak senjata,” Tulisnya.

Lanjut,” Belum diketahui secara rinci mengenai kronologi ataupun pemicu kontak senjata itu kembali pecah di Bumi Cenderawasih. Namun demikian, eskalasi kontak tembak di Distrik Kiwirok memang dalam beberapa waktu terakhir meningkat.

Lanjutnya lagi, “Sudah kami evakuasi, sekarang sudah di RS Polri Jayapura. Sore nanti kami terbangkan menuju Medan karena Rumah Duka di Aceh Tamiang,” ucapnya dalam WhatsApp.

Sebelumnya, Satgas Nemangkawi yang merupakan operasi gabungan TNI-Polri telah mengevakuasi warga pada Sabtu 25/9/2021 dan dibagi menjadi dua kloter terbang. Ada 11 warga yang terdiri dari 3 anak-anak dan 8 orang dewasa. Sementara, kloter kedua terdiri dari 6 warga laki-laki yang kemudian pengungsi dibawa ke Polres Pegunungan Bintang/Oksibil.

Setibanya di tempat pengungsian, warga langsung diantar ke Polres Pegunungan Bintang untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta bahan makanan. Tidak hany itu para warga juga diberikan bantuan trauma healing.

Tempat Terpisah “Sebby Sambom” Juru Bicara TPNPB-OPM mengklaim bahwa pihaknya yang bertanggung jawab atas penembakan terhadap seorang anggota Brimob tersebut pagi tadi.

“Kami militer TPNPB-OPM Kodap XV Ngalum Kupel siap menanggapi kedatangan ribuan pasukan teroris NKRI TNI-Polri di tanah Ngalum,” Terangnya dalam keterangan tertulis.

Lanjut, “bahwa kontak tembak itu terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIT. Menurutnya, dari pihak TPNPB-OPM tidak ada korban tewas ataupun terluka dalam kontak senjata tadi.

Lanjutnya lagi “Pihak militer, kami sudah bunuh dua orang. Sedangkan korban tewas lain kami belum bisa pastikan karena situasi tidak mendukung,” Tutupnya Juru Bicara TPNPB-OPM.

Hingga saat ini, kondisi diduga belum kondusif dan disinyalir akan ada gerakan tambahan dari TPNPB-OPM dikarenakan dalam tulisannya menunggu kedatangan TNI-POLRI. (Red)
Reporter : (CJ_saff)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close