Menu

Mode Gelap
Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

Daerah

GP Ansor Bulukumba, Sayangkan Penggusuran Masyarakat Nelayan

badge-check


					GP Ansor Bulukumba, Sayangkan Penggusuran Masyarakat Nelayan Perbesar

BULUKUMBA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba melakukan penggusuran terhadap masyarakat nelayan di Pantai Merpati, Kelurahan Tanah Kongkong, Kecamatan Ujung Bulu. Pasalnya, dalam kawasan pantai tersebut akan Dibagun pusat kuliner pada hari Rabu, 30 Januari 2022.

Di ketahui, sebelumnya masyarakat nelayan sudah menggelar aksi di depan Kantor Bupati Bulukumba untuk meminta kepada pihak Pemda untuk tanah tempat bernaung, ketika lokasi mereka di gusur. Akan tetapi sampai saat ini belum ada solusi terhadap permasalah bagi masyarakat nelayan tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Ketua GP Ansor Bulukumba mengatakan bahwa terkait penggusuran yang dilakukan oleh Bupati Bulukumba, Andi Muhtar Ali Yusuf tidak memberikan solutif bagi masyarakat nelayan yang tinggal di pantai merpati tersebut.

“Kami sangat menyayangkan karena pemerintah Daerah melakukan penggusuran tanpa memberikan solusi tempat tinggal yang layak bagi masyarakat nelayan, apalagi di saat masyarakat mengalami kesusahan di tengah pandemi Covid 19,” kata Rasyidin saat di mintai keterangan, Selasa (01/02/2022).

Lanjut yang disapa akrab Didin bahwa kita harus mengedepankan sisi humanis walaupun itu untuk keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bulukumba.

“Kami ingin melihat Bulukumba maju, tapi ketika pemerintah ingin melakukan perubahan harus menggunakan pendekatan persuasif dan memberikan solusi tempat tinggal sehingga dampaknya masyarakat hidup terlunta lunta karna tidak punya tempat tinggal lagi,” kuncinya. (Red)

Baca juga

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah

11 April 2026 - 08:42 WITA

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa

11 April 2026 - 08:38 WITA

Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:35 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Tampumia dan Noling, Wujudkan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:31 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Tanjong, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Tegaskan Layanan Nol Rupiah dan Kepastian Hukum

11 April 2026 - 08:27 WITA

Trending di Daerah