Menu

Mode Gelap
Musrenbang Desa Cimpu RKPD 2027 Dirangkaikan LPJ BUMDes, Fokus Usulan Infrastruktur dan Keterbatasan Dana Desa BPK RI Serahkan LHP Semester II 2025, Pemkab Luwu Fokus Perbaikan Tata Kelola Keuangan Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan, SD Negeri 25 Radda Uji Coba Sistem Lima Hari Sekolah Kejari Luwu Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan, Kawal PTSL 2026 Lewat Sinergi Lintas Sektor. Wakil Bupati Luwu Sambut Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Program KDMP Kejari Luwu dan Kantor Pertanahan Perkuat Sinergi Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Daerah

Ternyata, Kaltim Punya Kota Yang Tidak Pernah Tidur

badge-check


					Ternyata, Kaltim Punya Kota Yang Tidak Pernah Tidur Perbesar

SAMARINDA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Sebagian wilayah Kaltim sudah ditetapkan menjadi ibu kota negara. Dasarnya, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Banyak alasan dikemukakan mengapa akhirnya Presiden Joko Widodo menetapkan hatinya untuk memilih Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Kesiapan infrastruktur menjadi salah satu alasan. Dimana, dua bandara representatif akan mengapit Ibu Kota Nusantara (IKN). Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan Bandara APT Pranoto di Samarinda.

Dua kota besar penyangga IKN itu juga sudah terhubung dengan jalur transportasi tol. Selain itu, Balikpapan dan Samarinda juga sudah dilengkapi dengan pelabuhan berskala internasional. Kedua kota pun sudah memiliki berbagai fasilitas umum yang representatif baik di bidang jasa dan kesehatan. Lahan IKN juga milik negara.

“Kalimantan Timur ini levelnya memang dunia. Sekelas Paris ada. Sekelas London ada. New York, Jakarte, ada semua,” kata Gubernur Isran Noor memberi motivasi para rektor dan dosen perguruan tinggi swasta, beberapa hari lalu di Balikpapan.

“Bahkan kota yang tidak pernah tidur, kita juga punya, namanya Kota Bangun (kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara). Mereka tidak punya,” canda Gubernur dibalas tawa hadirin.

Gubernur Isran lalu memberi motivasi bahwa IKN sudah ditetapkan di Kaltim. Orang Kaltim harus ambil bagian dengan percaya diri. Namun percaya diri juga harus didukung dengan kompetensi dan kualitas.

“Maka semua harus menyiapkan diri dengan baik. Jangan mau hanya jadi penonton. Tapi tidak bisa juga mentang-mentang SDM lokal, lalu minta masuk begitu saja ke IKN. Harus dengan kualitas, dengan kompetensi yang mumpuni. Harus yakin, harus percaya diri kita bisa bersaing,” tutup Gubernur.(*Ahf)

Baca juga

Musrenbang Desa Cimpu RKPD 2027 Dirangkaikan LPJ BUMDes, Fokus Usulan Infrastruktur dan Keterbatasan Dana Desa

20 Januari 2026 - 20:40 WITA

BPK RI Serahkan LHP Semester II 2025, Pemkab Luwu Fokus Perbaikan Tata Kelola Keuangan

16 Januari 2026 - 19:17 WITA

Kejari Luwu Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan, Kawal PTSL 2026 Lewat Sinergi Lintas Sektor.

12 Januari 2026 - 20:26 WITA

Wakil Bupati Luwu Sambut Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Program KDMP

12 Januari 2026 - 20:18 WITA

Kejari Luwu dan Kantor Pertanahan Perkuat Sinergi Penanganan Hukum Perdata dan TUN

9 Januari 2026 - 16:54 WITA

Trending di Daerah