Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027 Dari Akar Desa ke Panggung Nasional, Luwu Mantapkan Langkah Menuju Sehat Paripurna Bupati Patahudding Gaungkan Luwu Sehat 2027, Targetkan Swasti Saba Wistara Paripurna

Pemuda

Prihatin Dengan Kondisi Luwu, Sang Motivator Muda Kembali For DPRD

badge-check


					Prihatin Dengan Kondisi Luwu, Sang Motivator Muda Kembali For DPRD Perbesar

LUWU, TN – Jumardi Ambo Sakka yang akrab dipanggil Jumardi adalah salah satu putra daerah luwu (Wija to luwu) kelahiran kecamatan bua, 7-Agustus 1981 di desa tanarigella dusun issong batu. Jumardi anak ke 11 dari 12 bersaudara, hasil perkawinan Tammeng (Ambo Sakka) asal Bone dengan Tahendre (Indo Sakka) asal Soppeng. Pada Teropong ungkap Jumardi

Jumardi hidup dan dibesarkan dikeluarga yang sangat sederhana, ayah seorang petani dan ibu sebagai pedagang kue keliling. Sejak kecil Jumardi diajari oleh kedua orang tuanya supaya selalu rajin beribadah, jujur dan tidak boleh sombong serta suka membantu pada sesama.

Jumardi menamatkan sekolah dasar (SD)-nya di SDN 251 kelurahan sakti dan SMP.N.1 Bua pada tahun 1997, kemudian Jumardi dibawa meranatu ke negeri jiran malasyia oleh kakaknya sampai tahun 2013. Jelas Jumardi

Selama di perantauan, katanya. Semua jenis pekerjaan dia sudah rasakan untuk hidup mandiri, mulai dari jadi nelayan, petani, sowmel sampai jadi pembawa acara (MC) di salah satu perusahaan multilevel yang bergerak diberbagai negara.

Jumardi hanya memiliki modal kejujuran dan tidak sombong serta semangat dalam bekerja, sehingga dia dipercayakan menjadi motivator muda dan sukses membawa 3.000 peserta jaringan multilevel ke negara bruney darusallam, filipina, malaisya dan indonesia pada waktu itu.

Setelah dia mendengar bahwa banyak tindak pidana korupsi terjadi di Indonesia oleh para pejabat yang membuat hatinya tergerak untuk kembali ke tanah kelahirannya dan bergabung di berbagai organisasi sosial, dengan tujuan mempelajari ketidak sinambungan antara kebutuhan masyarakat dengan kepentingan pemerintah.

Karena karakter jumardi terbentuk oleh sikap kejujuran dan tidak suka sombong serta hidup apa adanya, Jumardi terpilih dan dipercayakan menjadi ketua tim senyap untuk cagub dan cawagub pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) di kabupaten luwu kemarin.

Dalam mengsukseskan kemenangan Prof Andalan di pilkada propinsi sulawesi selatan yang baru-baru ini (2018) dilantik, dengan dorongan tim sukses Prof Andalan profinsi, Jumardi siap bertarung di 2019 nantinya sebagai anggota dewan terpilih dengan mengendarai partai solidaritas indonesia (PSI).

Dengan berbagai pengalaman yang dibekali oleh tim Prof Andalan, Jumardi saat ini dalam proses mempersiapkan diri dan sejalan dengan visi-misi gubernur dan wakil gubernur sulsel terpilih untuk kepentingan masyarakat, khususnya kabupaten luwu. Katanya (jss/Rom)

Baca juga

Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani

13 April 2026 - 11:29 WITA

Langkah Penuh Doa dan Harapan, Kafilah Luwu Siap Ukir Prestasi di Panggung MTQ Sulsel 2026

10 April 2026 - 20:06 WITA

Harmoni Budaya dan Kolaborasi: Hari Jadi Bone ke-696 Jadi Momentum Persatuan Sulsel

6 April 2026 - 18:43 WITA

Kasubdit Tipidkor Polda Sulsel Ucapkan Selamat Hari Milad Media Online Teropongsulseljaya

6 April 2026 - 16:34 WITA

Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H

16 Maret 2026 - 00:16 WITA

Trending di Sosial