Menu

Mode Gelap
Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

Ekonomi

Mahasiswa Papua di Makassar minta Harga tiket Penerbangan Perintis di Kab. Puncak Ilaga (Puncak Papua) diturunkan.

badge-check


					Mahasiswa Papua di Makassar minta Harga tiket Penerbangan Perintis di Kab. Puncak Ilaga (Puncak Papua) diturunkan. Perbesar

Makassar. Puluhan Mahasiswa Papua asal Kab. Puncak Ilaga yang tergabung dalam Forum Solidaritas Mahasiswa Peduli Rakyat Puncak di Kota Studi Makassar menuntut Bapak Bupati Wilem Wandik SE, M.Si untuk menurunkan harga tiket pesawat penerbangan (perintis) lokal Papua yang di kelola oleh PT. Dabi Nusantara dan PT. Puncak Mandiri, Kamis Siang (7/2/2019)

Dalam siaran Persnya di Asrama Mahasiswa Puncak Ilaga, Penanggung jawab Aksi Sdr. Nenggerak Kiwo menyampaikan inti tuntutannya kepada Pemerintah Daerah Kab. Puncak Ilaga diantaranya :

1. Turunkan harga tiket PT. Nusantara dan PT. Puncak Mandiri

2. Segera Fungsikan Dinas Perhubungan agar transportasi udara dan darat agar legalitasnya jelas.

3. TNI POLRI Stop menjual tiket illegal dan memanfaatkan rakyat Kab. Puncak Ilaga

4. Segera Prioritaskan Putra Daerah yang sudah selesai dalam berbagai bidang Pemerintahan Kab. Puncak ilaga

5. Pemerintah Kab. Puncak Ilaga harus mengelola keuangan APBD 2019 dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami Mahasiswa Papua di Makassar berpandangan harusnya dengan adanya transportasi udara di Kab. Puncak ilaga bisa memudahkan masyarakat namun pada kenyataannya harga tiket yang ada saat ini sangat tinggi dan cenderung mempersulit masyarakat untuk menjangkau Kab. Puncak Ilaga, tutup Nenggerak Kiwo (*)

Reporter : dhy

Baca juga

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

11 April 2026 - 08:46 WITA

Kasubdit Tipidkor Polda Sulsel Ucapkan Selamat Hari Milad Media Online Teropongsulseljaya

6 April 2026 - 16:34 WITA

Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Terintegrasi Kementerian ATR/BPN

26 Maret 2026 - 18:06 WITA

Mudik ke Kampung Halaman? Jaga Batas Tanah sebagai Langkah Awal Cegah Konflik Antartetangga

26 Maret 2026 - 18:02 WITA

Ketahui Ragam Jenis Sertipikat Tanah dan Perbedaannya

18 Maret 2026 - 17:10 WITA

Trending di Nasional