Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Minta Kades-Lurah Bua Jaga Kondusivitas, UHC & RS Regional Jadi Prioritas Kantah Luwu Berikan Penghargaan Pegawai Terbaik Sebagai Bentuk Apresiasi Kinerja dan Dedikasi Apel Pagi Kantah Luwu Tekankan Percepatan Program Strategis Nasional dan Peningkatan Kinerja Pelayanan Wujud Kepedulian Lingkungan dalam Rangka Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kantah Luwu Laksanakan Kerja Bakti Bersama Kantah Luwu Hadiri Apel Bersama Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Wujudkan Aksi Nyata untuk Iklim Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Hukum

Perang Tanding Antara Desa Di Kec Witihama Memakan Korban.

badge-check


					Perang Tanding Antara Desa Di Kec Witihama Memakan Korban. Perbesar

Teropongsulseljaya.com,Flores –
Suasana lokasi perang tanding antar desa memakan 6 korban meninggal dunia
Perang terjadi pada tanggal kamis 5/maret/2020. Para korban kasus perang tanding di Sandosi, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur dimakamkan hari ini.(6 maret 2020)

Kepala Kepolisian Resort Flores Timur (Kapolres Flotim) AKBP. Denyy Abraham menjelaskan, situasi kondis terkait konflik tanah antar suku di desa Sandosi sudah kondusif.

Kapolres Denny menjelaskan, meski kondisi di Sandosi sudah kondusif, aparat kepolisian masih siaga. “Kami masih tetap siaga di desa Sandosi untuk tetap menjaga suasana agar tetap aman dan kondusif,” katanya.jumat (6/3/2020)

Kapolres juga menghimbau masyarakat umum agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas sumbernya. “Mari bersama sama menjaga situasi kamtibmas yang aman mejelang perayaan Paskah dan di bulan yang suci ini sehingga bisa beribadah degan aman, damai dan baik,” sebutnya.

Korban meninggal dari konflik antar suku itu diantaranya, Bapak MKK (80 tahun, pekerjaan petani), Bapak YMS, (70 tahun, pekerjaan petani), Bapak YOT (56 tahun, pekerjaan petani), Bapak SR (68 tahun, pekerjaan petani), Bapak YH (70 tahun, pekerjaan petani) dan Bapak WK (80 tahun, pekerjaan petani).

Ujar warga setempat Pet Pati yang berada di lokasi kejadian menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga perdamaian dan tidak terprovokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab”, ujar Pet.

Laporan : Sardianto

Baca juga

Klarifikasi IWO Sulsel: Istilah “Media Abal-abal” Tidak Bisa Digeneralisasi

4 Juni 2026 - 00:45 WITA

Menang Jadi Arang, Kalah Jadi Abu: Pemuda Luwu Pilih Damai

28 Mei 2026 - 19:55 WITA

Penemuan Mayat di Padang Kalua, Korban Diduga Bunuh Diri

17 Mei 2026 - 19:20 WITA

Polisi Bongkar Komplotan Pencuri Spesialis Pembobol Toko dan Rumah Gadai di Luwu

11 Mei 2026 - 17:20 WITA

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kejari Luwu Gelar Ekspose Pendampingan Hukum Bersama Kantor Pertanahan Luwu

7 Mei 2026 - 23:34 WITA

Trending di Hukum