Menu

Mode Gelap
Kepala BPN Luwu Beri Penghargaan kepada Atlet IBCA MMA: Pengakuan Resmi atas Prestasi yang Tidak Bisa Diabaikan Akses Putus dan Logistik Habis, Kondisi Warga Rusip Antara Semakin Mengkhawatirkan Penyaluran BLT dan Insentif Tahap Akhir di Desa Temboe: Upaya Penguatan Ekonomi Rumah Tangga Berbasis Data dan Kebijakan Publik Sidang Pembacaan Dakwaan Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Lampuara Tahun 2022–2024 Digelar di Pengadilan Tipikor Makassar Gebyar Apresiasi GTK 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Kukuhkan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan. IWO Luwu Raya Laporkan Dugaan Kejahatan Anggaran Proyek Jembatan Malutu ke Kejari Luwu: Publik Menuntut Penindakan Tanpa Ampun

Sulsel

Apresiasi Pangdam Hasanuddin Atas Diresmikannya Gedung Infection Center RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi Oleh Gubernur Sulsel

badge-check


					Apresiasi Pangdam Hasanuddin Atas Diresmikannya Gedung Infection Center RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi Oleh Gubernur Sulsel Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.com MAKASSAR
– Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka S.E sangat mengapresiasi upaya Gubernur Sulsel dalam mempercepat penanganan Covid-19 dengan membangun fasilitas kesehatan berupa pusat infeksi (Infection Center).

Gedung Infection Center yang berada di RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi, telah diresmikan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang ditandai dengan penandatangan prasasti, bertempat di areal RSUD Sayang Rakyat Jl. Pahlawan Biringkanaya Makassar, Senin (11/05/2020).

Adapun Jumlah kamar yang disiapkan sebagai ruang isolasi sebanyak 106 di RSUD Sayang Rakyat, sedangkan untuk RSUK Dadi tersedia 150 tempat tidur dengan sejumlah fasilitas yang representatif.

Pangdam berharap tidak ada pasien Covid yang menempati ruangan tersebut, karena virus coronanya bisa ditekan penyebarannya, sehingga tidak sempat digunakan

“Kita semua harus bergotong-royong, bahu membahu melawan Covid-19” ucap Pangdam

“Kuncinya adalah disiplin, bila kita semua disiplin mematuhi aturan pemerintah dalam melaksanakan protokol kesehatan dan memiliki visi yang sama dalam menangani Covid-19, tentu penyebaran virus corona tersebut tidak masif dan bisa diminimalisir” jelas Mayjen Andi

Lebih lanjut Pangdam menjelaskan bahwa ketika semua orang taat protokol kesehatan dengan melakukan physical distancing (jaga jarak), selalu memakai masker, tetap tinggal di rumah, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, senantiasa mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hansanitizer serta olahraga teratur dan mengkonsumsi makanan bergizi, maka lambat laun virus corona tersebut tidak bisa menyerang dan wabah pun bisa hilang.

Senada dengan Pangdam, Gubernur Sulsel pun berharap ruang isolasi khusus ini tidak dihuni pasien positif Covid-19, karena dia ingin pasien corona berkurang dan Sulsel mengalami tren kesembuhan pasien yang bagus.

“Tentu kita berharap mudah-mudahan ini tidak digunakan, karena harapan kita adalah bagaimana pasien-pasien Covid-19 terus terjadi penurunan, tapi inikan bukan jangka pendek, ke depan kita tidak tahu virus apalagi yang akan datang sehingga tentu kita harus mempersiapkan diri,” ujar Prof Nurdin Abdullah

Prof Nurdin menambahkan bahwa dengan diresmikannya ruangan ini, Sulsel akan menjadi pusat rujukan penyakit infeksi.

“Tapi saya yakin ini Insyaallah ini akan menjadi pusat rujukan untuk penyakit-penyakit yang punya infeksi termasuk Covid-19 ini,” tambahnya

Masyarakat Sulawesi Selatan boleh berbangga memiliki rumah sakit yang representatif, yang dilengkapi Wifi dan TV, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak melakukan isolasi bagi masyarakat yang terpapar, terutama yang ODP dan PDP maupun yang OTG

Dukungan tenaga kesehatan pun sangat mencukupi terdiri dari 10 dokter ahli paru, 15 dokter anastesi,10 dokter ahli gizi, 10 dokter labolatorium, 13 dokter analisis laboratorium dan 2 dokter penyakit dalam beserta 6 tim manajemen disaster.

Sedangkan untuk jumlah ventilator RSUD Sayang Rakyat memiliki 10 ventilator dan RSUK Dadi Sulsel memiliki 12 ventilator.

Selain Pangdam Hasanuddin yang menyaksikan peresmian pusat infeksi rumah sakit ini, tampak hadir Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Mas Guntur Laupe, Kajati Sulsel Dr Firdaus Derwilmar S.H, dan Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani

Laporan : Muh. Arianto

Baca juga

IWO Luwu Raya Laporkan Dugaan Kejahatan Anggaran Proyek Jembatan Malutu ke Kejari Luwu: Publik Menuntut Penindakan Tanpa Ampun

1 Desember 2025 - 22:53 WITA

Polres Palopo Menyerah di Depan Ormas, Sita Eksekusi Inkrah Warisan Tertunda Lagi

19 November 2025 - 06:48 WITA

Wakil Bupati Luwu Hadiri Bimtek Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan Sulsel

14 November 2025 - 19:20 WITA

Kajati Sulsel Pimpin Pelantikan Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Reformasi Kejaksaan

31 Oktober 2025 - 18:59 WITA

Pemerintah Kabupaten Luwu Cegah Stanting, 400 Balita Ikuti Gerakan Makan Telur

14 Oktober 2025 - 20:51 WITA

Trending di Sulsel