Menu

Mode Gelap
Menuju Kursi Strategis Pemkab Luwu, 14 Pejabat Jalani Tahapan Assessment Wabup Luwu Hadiri Ekspose Manajemen Talenta ASN se-Sulsel Percepat Legalisasi Aset Daerah dan Tanah Ulayat, Kantor Pertanahan Luwu Ikuti Rapat Koordinasi Bersama KPK dan ATR/BPN secara Daring Kantor Pertanahan Luwu Gelar Rapat Gelar Kasus, Perkuat Kepastian Hukum dalam Permohonan Pembatalan Sertipikat Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kejari Luwu Gelar Ekspose Pendampingan Hukum Bersama Kantor Pertanahan Luwu DPRD Luwu Gelar Rapat Dengar Pendapat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Beri Penjelasan Teknis Dalam Rapat RPD

Pemerintahan

Banjir Merugikan Warga dan Manisnya Janji PEMDA LUTRA

badge-check


					Banjir Merugikan Warga dan Manisnya Janji PEMDA LUTRA Perbesar

LUWU UTARA,TEROPONGSULSELJAYA.com.
– Persatuan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara (PEMILAR) Komisariat Malangke menagih janji pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk merelalisasikan hasil dialog penaganan banjir di tahun 2019 lalu.

Pertengah bulan Juni tahun 2020 Kecamatan Malangke kembali terendam banjir akibat luapan air sungai masamba, sebagian besar warga terkena dampak dari banjir tersebut, baik lahan pertanian, pemukiman warga dan beberapa akses jalan penghubung antar Desa harus terputus akibat luapan banjir tersebut.

Jalan raya penghubung antara desa To’lada dan desa Girikusuma telah terputus dan tidak bisa akses lagi oleh masyarakat karena ketinggian air hingga mencapai pinggang orang dewasa. Hingga kerugian yang sangat besarpun kembali dirasakan oleh masyarakat akibat gagal panen, yang mayoritas masyarakat Malangke berprofesi sebagai petani tanam jagung.

Herwinsyah ketua PEMILAR Komisariat Malangke memaparkan kepada tim Teropongsulseljaya.com bahwa, hari ini kampung kami kembali tenggelam hingga masyarakat harus menaggung kerugian besar akibat luapan banjir merendam habis lahan-lahan pertanian warga hingga mengalami gagal panen, Jum’at (19/06/2020).

“Pada tanggal 13 Mei 2019 Pemuda, Masyarakat dan Pemeritah Daerah Luwu Utara telah melakukan DIALOG terbuka dalam hal penagagan ancaman banjir tahunan di Kecamatan Malangke, hasil kesepakatan Dialog saat itu antara lain:

1.PENGADAAN NORMALISASI SUNGAI MASAMBA

2.PENGERUKAN DAN PELURUSAN TITIK TERRENTU.

3.PENGADAAN MESIN PENYEDOT PASIR.

4.PENGOPTIMALAN TANGGUL .

Hasil dialog tersebut ditantadatangani oleh : BUPATI Luwu Utara (Hj. Indah Putri Indriani) dan Pemerintah Kecamatan Malangke (TASMAN S.spd),kepala dinas PUPR(SUAIB MANSYUR ST M.Msi),kabid pengendalian pencemaran dan kerusakan lh (ir. Ahmad) KEPALA PELAKSANAN BPBD (Ir ALAUDDIN SUKRI M.m,si ) AGUSTANG selaku tokoh masyarakat tetapi sampai hari ini belum terealisasikan,”tegasnya.

“Maka dari itu PEMILAR Komisariat Malangke dan Masyarakat medesak Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk merealisasikan hasil dialog tersebut. Kami butuh solusi bukan sembako,” tutup Ketua PEMILAR Komisariat Malangke. (aks)

Reporter: Kadimorfati
TeropongSulselJaya

Baca juga

Menuju Kursi Strategis Pemkab Luwu, 14 Pejabat Jalani Tahapan Assessment

9 Mei 2026 - 19:14 WITA

Hardiknas di Luwu: Dari Belopa, Pesan Tegas—Sekolah Jangan Hanya Mengajar, Tapi Membentuk Manusia

4 Mei 2026 - 18:18 WITA

Kabar Baik! Luwu Bakal Punya RS Regional Modern, Ini Pesan Gubernur untuk Bupati Luwu

28 April 2026 - 08:07 WITA

Dari Kebun ke Harapan: Upaya Luwu Menghidupkan Kembali Kakao dan Masa Depan Petani

25 April 2026 - 00:09 WITA

Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting

23 April 2026 - 00:31 WITA

Trending di Pemerintahan