Menu

Mode Gelap
Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027

Sulsel

Aliansi Mahasiswa Unismuh Makassar, Menuntut Birokrasi Kampus.

badge-check


					Aliansi Mahasiswa Unismuh Makassar, Menuntut Birokrasi Kampus. Perbesar

MAKASSAR,- TEROPONGSULSELJAYA.com,- Aliansi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah menggelar aksi demonstrasi di depan kampus Unismuh Makassar, Rabu, (22/07/2020).

Dalam aksi tersebut ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar memblokade jalan penghubung kota Makassar dan Kabupaten Gowa atas kekecewaan mereka terhadap Birokrasi Kampus yang tak kunjung menurunkan biaya BPP.

Seusai memblokade jalan iring-iringan demonstran memasuki halam kampus menuju halaman Gedung Iqra untuk melanjutkan orasi, membentangkan spanduk, hingga teatrikal di depan gedung Iqra.

Para mahasiswa menganggap kampus kurang mengakomodasi keresahan dan aspirasi mereka sejak lama. Hingga iming-iming pemotongan biaya BPP yang sampai sekarang masih simpang siur dan Rektor Unismuh Makassar belum juga mengeluarkan surat edaran akan kejelasan nasib mahasiswa di tegah melemahnya perekonomian karena pandemi.

Demikian halnya dengan informasi wisuda yang dinantikan para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studinya sesaat sebelum dan saat pandemi, birokrasi kampus dinilai sangat lamban akan hal urgen tersebut.

Dalam situasi pandemi seperti ini mehasiswa menilai bahwa nurani birokrasi kampus telah mati. Oleh karena itu Aliansi Mahasiswa Unismuh Makassar ( BEM FAI, BEM FKIP, BEM TEKNIK, BEM KEDOK, BEM FEB, BEM FAPERTA), menuntut:

1. Pemotongan Biaya BPP 20% Selain Subsidi Kuota ( Rp 500) Selama Pandemi.

2. Memberikan Kejelasan Jadwal Wisuda Dalam Kurun Waktu 1×24 jam.

Diharapkan pimpinan kampus Unismuh Makassar bisa segera menyepakati tuntutan di atas dan apabila tuntutan kami tidak di indahkan maka waktu 1×3 jam kedepan maka massa aksi memblokade kampus sampai ada kebijakan yang jelas. (aks)

Reporter: Kadimorfati

Baca juga

Kasubdit Tipidkor Polda Sulsel Ucapkan Selamat Hari Milad Media Online Teropongsulseljaya

6 April 2026 - 16:34 WITA

Dorong Pemekaran Luwu Tengah, Kepala Daerah Luwu Raya Sampaikan Aspirasi ke Ketua Komisi II DPR RI

14 Maret 2026 - 21:06 WITA

Hangatnya Silaturahmi Ramadan di Walenrang, Ketua TP-PKK Luwu Hadiri Buka Puasa Bersama Pemerintah dan Warga

9 Maret 2026 - 23:25 WITA

Menteri Nusron Tegaskan Kesinambungan Tanggung Jawab Negara dan Gotong Royong demi Kebangkitan Masyarakat di Tengah Bencana

10 Februari 2026 - 19:45 WITA

IWO Luwu Raya Laporkan Dugaan Kejahatan Anggaran Proyek Jembatan Malutu ke Kejari Luwu: Publik Menuntut Penindakan Tanpa Ampun

1 Desember 2025 - 22:53 WITA

Trending di Hukum