Menu

Mode Gelap
PENINJAUAN LAPANGAN TERKAIT DUGAAN AKTIVITAS TAMBANG DI DESA POSI Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani Perkuat Integritas dan Kinerja, DPRD Luwu Ikuti Bimtek Transparansi Tata Kelola Pemerintahan Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa

Daerah

PEMKAB Enrekang Kolaborasi Bersama TIM PMD dan LP3M dalam Meningkatkan Ekonomi Berbasis Desa di Enrekang

badge-check


					PEMKAB Enrekang Kolaborasi Bersama TIM PMD dan LP3M dalam Meningkatkan Ekonomi Berbasis Desa di Enrekang Perbesar

ENREKANG,- TEROPONGSULSELJAYA.com,- Saat sekarang ini Pemerintah Kabupaten Enrekang lebih fokus dalam upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian di seluruh desa yang ada di bumi Massenrempulu.

Di Kabupaten Enrekang terdapat 12 Kecamatan dengan 105 Desa di dalamnya, masing-masing desa memiliki potensi tersendiri dalam berbagai sektor, terutama dalam sektor pertanian. Hal inilah yang membuat pemerintah setempat memfokuskan perhatiannya dalam upaya peningkatan pertumbuhan perekonomian desa.

Asman As Wakil Bupati Enrekang mengatakan, bahwa kabupaten Enrekang memiliki begitu banyak potensi alam yang bisa dikonservasi ke dalam bidang ekonomi. Senin (03/08/2020).

“Selain itu Enrekang merupakan daerah yang masyarakatnya mayoritas petani, ini potensi bahwa kita dapat menjadi penyuplai pangan nomor satu khususnya di Sulawesi dan Kalimantan, Bukan hanya dalam sektor hasil pertanian yang menjadi perhatian Pemkab Enrekang, namun saat ini Pemerintah juga harus mendorong industri ekonomi kreatif dan tidak lepas dari unsur khas Massenrempulu dan yang tetap dijaga adalah menjaga lingkungan tetap produktif dan lestari,” ucapnya.

Odjie Ismail yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Enrekang mengatakan bahwa Kabupaten Enrekang sebenarnya sangat memiliki ragam potensi yang dapat dikembangkan sebagai sarana dalam memacu pertumbuhan ekonomi.

“Seperti beberapa lahan pertanian dapat dijadikan sebagai Eko Wisata karena memiliki panorama sangat eksotis. Jika semua potensi ekonomi tersebut dimaksimalkan pengelolaan maka ekonomi desa akan meningkat,” sambunya.

“Ditambah dengan rasa saling memiliki dari semua komponen yang ada maka bisa di pastikan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Enrekang cepat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” bebernya.

Nurhaji sebagai Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA PMD) Kabupaten Enrekang menilai bahwa keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat dibutuhkan perannya dalam rangka meningkatkan akselerasi roda ekonomi di Kabupaten Enrekang.

“Menurutnya bukan tanpa dasar kenapa keberadaan BUMDes sangat dibutuhkan karena beberapa desa yang maju dan Pendapatan Asli Desa (PADes) cukup baik karena adanya peran BUMDes dalam pengelolaan seluruh potensi pada desa tersebut. Tidak banyak desa di Indonesia yang maju dan sejahtera masyarakatnya karena Desa yang maju dan PADes nya tinggi itu karena adanya BUMDes,”

Abdul Karim sebagai perwakilan dalam LP3M STIE AMKOP yang tak lain juga merupakan putra asli Bumi Massrenrempulu menilai bahwa kebersamaan tak bisa dilepaskan dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

“Kabupaten Enrekang saat ini sangat memiliki potensi besar sebagai daerah memiliki kekuatan ekonomi dari sektor potensi. Jika saat ini kita dilanda bencana Global, yakni Covid-19. Pada masa inilah kita harus memperlihatkan ke publik bahwa Kabupaten Enrekang dapat survive pada sektor ketahanan pangan dari aspek pertanian. Selama masa Pandemic Covid-19 melanda dunia khususnya di Indonesia, para petani di Kabupaten Enrekang tetap produktif dalam berkativitas di kebun. Artinya disinilah peranan petani di Kabupaten Enrekang untuk tetap menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan baik pada sektor lokal maupun nasional,” tutup Dosen AMKOP tersebut. (aks)

Reporter: kadimorfati

Baca juga

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Rumaju, Dorong Kesadaran Masyarakat akan Kepastian Hukum Tanah

11 April 2026 - 08:42 WITA

Penyuluhan PTSL Terintegrasi ILASPP di Salubua, Warga Diimbau Tertib Batas Tanah dan Hindari Sengketa

11 April 2026 - 08:38 WITA

Kantor Pertanahan Kabuapten Luwu Edukasi Warga Setiarejo Terkait PTSL Terintegrasi ILASPP, Perkuat Transparansi dan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:35 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Tampumia dan Noling, Wujudkan Kepastian Hukum Pertanahan

11 April 2026 - 08:31 WITA

Sosialisasi PTSL Terintegrasi ILASPP di Desa Tanjong, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Tegaskan Layanan Nol Rupiah dan Kepastian Hukum

11 April 2026 - 08:27 WITA

Trending di Daerah