TAKALAR,- TEROPONGSULSELJAYA.com – Beberapa hari yang lalu aliansi mahasiswa takalar melakukan aksi demonstrasi dengan membawa beberapa tuntutan. Dan pihak DPRD kabupaten Takalar dalam hal ini komisi dua menerima Aspira kami Pada hari ini tanggal 28 Agustus 2020 DPRD menepati janji nya untuk memanggil pihak PDAM.
Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan komisi dua,pihak PDAM, dan Aliansi Mahasiswa Takalar tidak menemui titik terang nya, mengapa demikian di karena kan pihak manajemen PDAM tidak mampu menjelaskan dengan secara data dan rasional ungkap salah satu pihak perwakilan dari Aliansi Mahasiswa Takalar.
Salah satu anggota DPRD komisi 2 dalam hal ini Ir. H. Andi Noor zaelan mengungkapkan bahwa ketika pihak manajemen PDAM mengalami penurunan dan tidak ada peningkatan maka lebih baik PDAM kabupaten Takalar di bubarkan saja ungkap nya.

Salah satu perwakilan Aliansi Mahasiswa Takalar Taufik sebagai jendral lapangan menutup pembicaraan nya dengan closing statement bahwa ketika pihak PDAM tidak mampu menjelaskan secara rasional dan data data maka pimpinan komisi dua dan anggota nya harus siap mengeluarkan rekomendasi dan memberikan kepada bapak bupati Takalar.(*Aza)






