BULUKUMBA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Cegah covid-19, Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia(PMI) STAI Al-Ghazali Kabupaten Bulukumba, gencar melakukan penyemprotan cairan disinfektan disejumlah sekolah di Kabupaten Bulukumba. Seperti yang dilakukan di SMA Negeri 8 Bulukumba, Senin 5 Oktober 2020.
Ketua KSR PMI STAI Al-Ghazali Bulukumba, Dinul Fadilah mengatakan kegiatan ini, sudah dilakukan oleh pengurus sebelumnya sejak adanya pandemi Covid-19 yang mewabah pada Maret lalu. Kemudian program ini, kembali dilakukan mengingat status Kabupaten Bulukumba sekarang, masuk dalam zona merah.


“Program kemanusian ini dilakukan bekerjasama relawan Palang Merah Remaja (PMR) di sejumlah sekolah di Bulukumba, dan alhamdulillah beberapa sekolah di pusat perkotaan khususnya sudah dilakukan penyemprotan selain di Kampus dan SMAN 8 juga dilakukan di SMAN 1 dan MAN 2 Bulukumba,”ujarnya, Selasa 6 Oktober 2020.
Dinul Fadilah menambahkan selain lembaga pendidikan yang menjadi target dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga menarget fasilitas pelayanan umum dan melakukan promosi kesehatan (PromKes) yakni rajin mencuci tangan dan tetap menggunakan masker sampai ketika keluar rumah. Ia juga menuturkan untuk membantu dalam pencegahan penanganan Covid-19, KSR PMI STAI Al-Ghazali Bulukumba membuka permintaan bagi yang ingin melakukan penyemprotan disinfektan di lembaga pendidikan, instansi atau tempat pelayanan umum.
“Jadi, diharapkan bagi siapa saja yang ingin dibantu untuk melakukan penyemprotan disinfektan bisa melakukan permohonan di Sekretariat KSR PMI STAI Al-Gazali Bulukumba,”tutupnya.
Ketua yayasan ” H.Tjamiruddin” sangat mengapresiasi niat dan kerja-kerja kemanusiaan KSR PMI STAI Al-Gazali karena ikut membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19.
Saya juga berterima kasih kepada Forum Komunikasi (FORKOM) KSR PMI Perguruan Tinggi (PT) Sulawesi Selatan amanah dari PMI Provinsi Sulawesi Selatan atas bantuan Sprayer dan cairan Disinfektan untuk digunakan ananda kami di KSR PMI STAI Al-Gazali dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai Covid-19, “Tutupnya.
Laporan : Andi Arifandi,Mus






