TEROPONGSULSELJAYA.Com,- Aliansi Perjuangan Rakyat (APR) Kabupaten Pinrang gelar aksi protes atas kelangkaan Pupuk Bersubsidi dan Kartu Tani yang dinilai rakyat sangat mempersulit mereka dalam mengakses pupuk dengan harga yang terjangkau, aksi tersebut dilakukan di depan Kantor Bupati Pinrang, Kamis (07/01/2020), sekitar Pukul 11:15 Wita
Apandi mengatakan bahwa, dalam pelaksanaa aksi, terdapat dua (2) orang Pemuda Tani yang mendapatkan intimidasi oleh oknum premanisme, mereka melarang pemuda tersebut ikut masuk kedalam barisan massa aksi, yang saat itu sementara bertahan di depan Kantor Bupati Pinrang.
“Pemuda Tani atas nama Sapewali, Armansyah dan Irfan sementara waktu meninggalkan massa aksi untuk mengambil motor miliknya yang diparkir di depan halaman Kantor Bupati, pada saat meraka berjalan keluar, ada sekitar 10 orang mengikuti mereka dan setelahnya mencegal mereka,” ujar Apandi


Lanjut Apandi, Setelahnya mereka di intimidasi dengan cara menekan bahu dari dua korban dan ditanyakan (Berapa di Bayarkanko) kemudian korban menjawab saya tidak dibayar lalu korban disuruh pulang agar tidak kembali lagi bergabung dalam aksi.
“Dalam rilis beberapa media mitra kerja Bupati Pinrang mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten peduli
HAM dari Menkumham RI, namun dalam paktanya pemerintah Kabupaten pinrang melakukan upaya intimidasi terhadap Pemuda Tani yang sementara menggelar aksi depan Kontor Bupati atas hadirnya kartu tani yang menimbulkan banyak polemik di kalangan petani kabuapten pinrang,” Tegas Apandi.
“Kami atas nama Aliansi Perjuangan Rakyat (APR) mengecam atas upaya intimidasi yang di lakukan oleh oknum peremanisme dan meminta kepada kepala Kopolisian Kabuapten Pinrang untuk segera menangkap oknum tersebut sesuai aturan yang berlaku,” tutup Apandi yang juga adalah Humas Aksi APR.
reporter: dyroen






