ENREKANG,- TEROPONGSULSELJAYA.Com,- Sampah merupakan suatu benda yang tidak ternilai atau tidak berharga yang ada di sekitar lingkungan masyarakat, di Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/02/2021), fenomena sampah menjadi masalah yang sejak beberapa tahun terakhir dikeluhkan masyarakat sekitar.
Di bawah kepemimpinan H. Muslimin Bando sebagai Bupati Enrekang, dinilai tidak mampu menyelesaikan permasalahan sampah yang sudah berlarut-larut menjadi keluhan utama masyarakat kabupaten Enrekang, terkhusus di kecamatan Alla,
Fauzi mengatakan bahwa, H. Muslimin Bando gagal mengaktualisasikan tegline politiknya yaitu Enrekang Maju Aman dan Sejahtera (EMAS). Ku pikir orang-orang hebat disekelilingnya, tapi ternyata jauh dari harapan masyarakat.

“Selama dua Periode masa pemerintahan Bupati ini, tidak jelas programnya. Kelihatan dari programnya sederhana tentang sampah tapi tidak becus, katanya tokoh agama? tokoh Muhammadiyah? tapi tidak mencerminkan karena tidak bisa menjaga kebersihan dilingkup Enrekang, apalagi bak sampahnya di sekitar Masjid seperti di 2 masjid di sekitar Kalosi” Tutur Ucha sebagai tokoh pemuda Enrekang.
Ketua Lingkar Pelajar Mahasiswa (LPM) Kalosi Raya juga ikut andil memberikan tanggapan sebagai kaum milenial yang cinta lingkungan dan kebersihan. “Sampah yang berserakan juga dapat menimbulkan rusaknya ekosistem. Banyak penyebabnya, termasuk karena kurangnya kesadaran masyarakat tapi ini juga terjadi karena tidak adanya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah hinggah banyak yang buang sampah ke selokan, sungai atau kebun-kebun milik warga sekitar.
“Masyarakat harus sadar namun itu harus didukung oleh pemerintah,” tutup Rio sebagai penegasan.
Harapan masyarakat untuk selalu melihat lingkungan yang bersih yang didukung oleh pemerintah setempat. (dyr)
Reporter: dyroen






