BULUKUMBA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Tindakan premanisme terhadap kader PMII Bulukumba diduga oleh oknum Satpol PP dan ASN menuai sorotan. Aksi demo besar – besaran serentak dilakukan PMII Se-Sulsel di Kabupaten masing – masing Kabupaten/kota yang di instruksikan langsung oleh PKC PMII Sulsel, pada hari Senin 21 Juni 2021.
Di ketahui, demo ricuh yang mengakibatkan 2 kader PMII Bulukumba terluka saat demonstrasi di depan kantor Bupati terkait menagih kinerja 100 hari kerja Bupati Bulukumba dan Wakil Bupati Bulukumba.
Hal inilah yang memicu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kembali melakukan unjuk rasa Jilid III menindaklanjuti pemukulan dan penganiayaan para pendemo saat menyampaikan aspirasi demonstrasi beberapa hari yang lalu.

Ketua Cabang PMII Bulukumba Andi Chaidir Alif, menyampaikan agar pihak kepolisian menindak dengan tegas tindakan premanisme dan menangkap siapa pelaku penganiayaan dan provokator peserta aksi yang berujung ricuh di depan kantor Bupati Bulukumba. Menurutnya, pihak kepolisian harus serius menangani kasus tindak kekerasan tersebut.
“Jika tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya Kapolres Bulukumba mundur dari jabatanya. Dan kami akan tindaklanjuti kasus ini sampai ke Mapolda,” Kata Dia.
Selain itu kata Caddar, mengatakan mendukung penuh pihak Kepolisian dalam memberantas aksi premanisme yang terjadi di Bulukumba.
“Kami dukung kepolisian dalam menindaki aksi premanisme agar hal serupa tidak terjadi lagi,” tegasnya.
Saat menerima aspirasi mahasiswa AKP Bayu Wicaksono Kasat Reskrim Polres Bulukumba, mengapresiasi aski yang dilakukan PMII karena tetap mematuhi protokol kesehatan saat menyampaikan aspirasi. Menurutnya, aspirasi tetap di atensi dan proses hukumnya akan di proses sesuai prosedur. Dalam minggu ini sudah di jadwalkan untuk pemeriksaan dari pihak satpol PP dan ASN untuk bukti petunjuk berupa video sedang dalam pemeriksaan penyidik.
“Kami mohon waktu, karena banyak saksi akan di periksa dan insyaAllah secepatnya untuk proses hukumnya.
Tadi malam kami sudah mendapatkan bukti terbaru dan untuk minggu ini fokus untuk melakukan pemeriksaan terhadap satpol PP serta ASN,” ujarnya.(*Red)






