Menu

Mode Gelap
Kantah Luwu Perkuat Integrasi Data NIB dan NOP, Dorong Data Pertanahan dan Perpajakan Semakin Terhubung Kantah Luwu Perkuat Pelaksanaan PTSL melalui Peninjauan Lapang di Tiga Desa Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat Percepat PTSL 2026, Panitia Ajudikasi Kantah Luwu Tinjau Lapang di Empat Desa Kantah Luwu Serahkan Sertipikat PTSL kepada Masyarakat Desa Cimpu Utara Sinkronisasi Data, Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Sepakati Pengintegrasian NIB dan NOP

Daerah

Indonesia Timur Solid Mendukung, Gus Yahya Komitmen Berdayakan Kader Luar Jawa

badge-check


					Indonesia Timur Solid Mendukung, Gus Yahya Komitmen Berdayakan Kader Luar Jawa Perbesar

MAKASSAR,-TEROPONGSULSELJAYA.Com-  Calon Ketua umum PBNU,  KH Yahya Cholil Staquf atau yang biasa disapa Gus Yahya menyelenggarakan Silaturahmi zona 1 Indonesia Timur yang meliputi Sulsel, Sulbar, Sultra dan Maluku pada Senin, 22/11 di Hotel Gammara Makassar.

Pada kesempatan tersebut di hadapan puluhan pemilik suara, Gus Yahya menekankan pemberdayaan kader-kader potensial yang berasal dari luar jawa khususnya Indonesia Timur untuk PBNU ke depannya.

“Ada banyak tokoh hebat yang berasal dari Indonesia timur, seperti Prof Nazaruddin Umur, sejarahwan Ahmad Baso dan masih banyak lagi yang lainnya. kesemuanya memiliki hubungan baik dengan saya” tegas Gus Yahya

selain pemberdayaan kader, mantan asisten Pribadi Gus Dur ini juga menegaskan akan pentingnya Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang NU dalam mengeksekusi program-program yang ada.

“Nantinya, PBNU yang akan menjaring Program, selanjutnya PWNU dan PCNU yang akan mengeksekusinya. Program akan kita drop ke bawah, tidak lagi bertumpuk di pusat” tandasnya

lebih lanjut, KH Yahya Cholil Staquf melihat bahwa kebesaran NU masih dirasakan oleh pusat dan sebagin kecil di daerah tertentu. Hal ini tidak boleh terjadi lagi. menurutnya NU merupakan ormas Islam terbesar di dunia namun kebesarannya belum terasakan oleh jajaran NU yang ada di bawah

ke depannya, PBNU maupun pengurus wilayah harus bisa menjadi jembatan ke pihak-pihak luar untuk membantu cabang dalam mengeksalerasi organisasi seperti kaderisasi dan distribusi kader.

Skema ini diakui Gus Yahya telah berhasil dijalankan dalam sepuluh tahun terakhir di GP Ansor dimana Gus Yahya sendiri yang menjadi penggagas dan mentor di badan otonom pemuda NU tersebut.

*Penyerahan Surat Dukungan*

Sementara perwakilan PWNU yang hadir dengan tegas solid mendukung Gus yahya untuk memimpin PBNU ke depannya.

“Insya Allah, kita satukan tekad dan niat untuk mendukung Gus Yahya agar terjadi regenerasi di PBNU” Tegas KH Adnan Nota, Ketua PWNU Sulbar. hal tersebut juga diamini oleh Ketua PWNU Sulsel, Sultra dan Maluku

Acara silaturahmi ini ditutup dengan penyerahan surat dukungan tertulis dari masing-masing pemilik suara, yaitu 20 ketua Tanfidz PCNU Se-Sulsel, 9 ketua Tanfidz PCNU dari Sultra, 7 pemilik suara dari Sulbar dan 3 ketua PCNU dari Maluku.

Sementara ketua PWNU masing-masing provinsi juga turut hadir mendapingi KH Yahya Cholil Staquf.

Pasca pertemuan di Makassar, rombongan Gus Yahya akan bertolak ke Manado untuk menyapa PW dan PCNU yang berasal dari Sulteng, Gorontalo, Sulut, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.(*Red)

Baca juga

Kantah Luwu Perkuat Integrasi Data NIB dan NOP, Dorong Data Pertanahan dan Perpajakan Semakin Terhubung

15 Agustus 2026 - 16:55 WITA

Kantah Luwu Perkuat Pelaksanaan PTSL melalui Peninjauan Lapang di Tiga Desa

15 Agustus 2026 - 16:51 WITA

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

15 Agustus 2026 - 16:47 WITA

Percepat PTSL 2026, Panitia Ajudikasi Kantah Luwu Tinjau Lapang di Empat Desa

15 Agustus 2026 - 09:28 WITA

Kantah Luwu Serahkan Sertipikat PTSL kepada Masyarakat Desa Cimpu Utara

15 Agustus 2026 - 09:23 WITA

Trending di Daerah