Menu

Mode Gelap
10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz Ketua Dekranasda Luwu Ikuti Jalan Sehat HUT Dekranas ke-46, Perkuat Sinergi UMKM dan Gerakan Hidup Sehat KKP Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Luwu, Bupati Patahudding Pastikan Kesiapan Lahan Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda Dewan Pers Tegaskan MoU dengan Polri Utamakan Penyelesaian Sengketa Pers Lewat UU Pers

Daerah

Bupati Bulukumba Andi Utta Kunjungi Keluarga Amiluddin di Kajang

badge-check


					Bupati Bulukumba Andi Utta Kunjungi Keluarga Amiluddin di Kajang Perbesar

BULUKUMBA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf melakukan kunjungan silaturahmi di kediaman keluarga almarhum Amiluddin, di lingkungan Barang, Kelurahan Tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Bulukumba, Senin,21 Maret 2021.

Amiluddin adalah warga Kajang yang meninggal di Kantor Dinas Dukcapil usai melakukan perekaman e-KTP pada Selasa 15 Maret yang lalu. Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf baru menyempatkan datang menemui keluarga Amiluddin karena selama sepekan ia berada di Jakarta.

Dengan mengenakan pakai keki, Andi Utta, sapaan Muchtar Ali Yusuf disambut istri Amiluddin, Hasbiah dan beberapa kerabat lainnya.

Andi Utta menyampaikan duka sedalam-dalamnya atas meninggalnya Amiluddin saat melakukan pengurusan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bulukumba.

Andi Utta mengaku, kepergian Amiluddin merupakan pukulan hebat buat dirinya sebagai Bupati. Pasalnya Amiluddin meninggal disaat mendapatkan pelayanan dari pemerintah.

Pasca meninggalnya Amiluddin, Andi Utta mengaku telah mencari tahu penyebabnya. Bahkan harus meninggalkan kunjunganya di beberapa Kementerian di Jakarta.

Termasuk kedatangannya kekeluarga Amiluddin, untuk mencari tahu apakah ada kelalaian disaat mendapatkan pelayanan di RSUD HA Sulthan Radja dan Disdukcapil

“Ternyata tidak, di rumah sakit dia dirawat selama 3 hari meski tidak memiliki kartu kependudukan. Ia mau pulang ke Kajang karena keinginan sendiri karena baru pulang dari Malaysia,” kata Andi Utta.

Termasuk di Disdukcapil, kata Andi Utta telah memberikan pelayanan terbaik yang langsung menerbitkan KTP dan KK dalam waktu 15 menit saja.

Namun apa boleh buat kata Andi Utta, Allah berkehendak lain, Amiluddin meninggal dunia.

Ke depannya, Andi Utta berharap seluruh warga yang merantau atau bekerja di luar negeri, wajib memiliki identitas kependudukan.

Itu penting kata Andi Utta, agar ada perlindungan pemerintah pada yang bersangkutan. Bisa mendapatkan pelayanan maksimal sebagaimana mestinya dimana pun dia berada.(*Red)

Baca juga

Staf Khusus Menteri ATR/BPN Ajak Jajaran BPN Sulsel Perkuat Integritas dan Komunikasi Strategis

10 Juli 2026 - 19:38 WITA

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

10 Juli 2026 - 19:33 WITA

Rakor Bersama Kepala Daerah Se-Sulsel, Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian Jadi Prioritas Pemerintah

10 Juli 2026 - 19:30 WITA

Menteri ATR/BPN Berikan Pembinaan kepada Jajaran BPN Sulawesi Selatan, Perkuat Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Pertanahan

10 Juli 2026 - 19:24 WITA

RDP di DPRD Luwu, Kantah Luwu Tegaskan Komitmen Hadirkan Kepastian Hukum Pertanahan

10 Juli 2026 - 19:06 WITA

Trending di Daerah