Menu

Mode Gelap
MUSKABLUB PBVSI Soppeng Tetapkan Syahrir SE sebagai Ketua Secara Aklamasi, Siap Bangun Era Baru Bola Voli Berprestasi 1.700 Rider Jelajahi Alam Luwu, Trail Bhayangkara Part 2 Dipadukan dengan Aksi Sosial Ratusan Rider Ramaikan One Day Trail Bhayangkara JEJAL Trabhara Part 2, Wabup Luwu Lepas Peserta Musdes Desa Cimpu Bentuk Tim Penyusun RKPDes 2027, Prioritaskan Infrastruktur Pertanian Pemdes Senga Selatan Gelar Musdes RKP Desa 2027 dan Rembuk Stunting, Susun Prioritas Pembangunan Respons Cepat Aduan Masyarakat, Kantah Luwu Lakukan Penanganan Sengketa Tanah di Desa Tampumia

Daerah

PMII Bulukumba Datangi Kantor Kejaksaan,Pertanyakan Kasus Korupsi Mandeg

badge-check


					PMII Bulukumba Datangi Kantor Kejaksaan,Pertanyakan Kasus Korupsi Mandeg Perbesar

BULUKUMBA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bulukumba melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kejaksaan, pasalnya banyak indikasi kasus korupsi yang mandeg tidak ada kejelasan.

Aksi tersebut dilakukan agar pihak kejakasaan melakukan tindaklanjut terkait dugaan kasus korupsi yang ada di kabupaten Bulukumba.

Kordinator Lapangan, Herman menyampaikan dalam orasinya bahwa ada beberapa hal indikasi kasus korupsi yang harus ditindak tegas oleh pihak kejaksaan karena sangat merugikan negara. Adapun beberapa hal yang menjadi tuntun indikasi dugaan korupsi yaitu Pertama, indikasi dugaan korupsi Jalinan Persalinan (Jampersal). Kedua, Program Kemenag TPA/TPQ. Ketiga, persatuan petani pemakai air (P3A). Keempat, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami mendesak kepada pihak Kejaksaan Negeri Bulukumba untuk segera menuntaskan dugaan kasus korupsi yang ada di Kabupaten Bulukumba. Jika tak sanggup mundur saja dari jabatannya,” jelasnya.

Lanjut, Herman juga menilai bahwa pihak kejaksaan tidak serius dalam menangani kasus tersebut yang seakan akan menutup mata pada kelanjutan kasus ini. Namun yang di takutkan Jangan sampai adanya dugaan kongkalikong selama ini sehingga kasus ini mandeg di tengah jalan.

“Jika dalam waktu dekat ini pihak kejaksaan tidak mengindahkan tuntutan kami dan tidak mempercepat semua proses penanganan kasus tersebut, maka kami akan memobilisasi massa untuk melakukan aksi besar-besaran dan akan menindaklanjutinya sampai di kejakasaan negeri Sulawesi selatan,” tegasnya.

Ketua Cabang PMII Bulukumba, Sulfikar Asyraf, juga mengemukakan untuk mendesak Kajari agar fokus menuntaskan kasus yg ditinggalkan Kajari sebelumnya.

“Kami berharap Kajari saat ini bukan cuman datang menerima kasus, namun tak ada penyelesaian. Karena Sekarang ini ada tagline yg muncul di media untuk APH No. Viral_ No. Justice, Tapi kami berharap agar semua oknum yg terindikasi masuk pusaran dugaan kasus korupsi, tidak menjadi ATM berjalan oleh oknum-oknum yang kuat di duga pihak kejari itu sendiri,” tandasnya.(*Red)

Baca juga

Pemdes Senga Selatan Gelar Musdes RKP Desa 2027 dan Rembuk Stunting, Susun Prioritas Pembangunan

16 Juli 2026 - 13:43 WITA

Respons Cepat Aduan Masyarakat, Kantah Luwu Lakukan Penanganan Sengketa Tanah di Desa Tampumia

16 Juli 2026 - 08:54 WITA

Kantah Luwu Gelar Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bandara Bua, Perkuat Sinergi Demi Kepastian Hukum

16 Juli 2026 - 08:45 WITA

Staf Khusus Menteri ATR/BPN Ajak Jajaran BPN Sulsel Perkuat Integritas dan Komunikasi Strategis

10 Juli 2026 - 19:38 WITA

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

10 Juli 2026 - 19:33 WITA

Trending di Daerah