Menu

Mode Gelap
Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

Nasional

Kunjungi Stand Dekranasda Luwu, Sandiaga Uno Apresiasi Badik Luwu

badge-check


					Kunjungi Stand Dekranasda Luwu, Sandiaga Uno Apresiasi Badik Luwu Perbesar

JAKARTA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com – Setelah membuka secara resmi pameran bertajuk The 23rd Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT 2023), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi stand pameran Dekranasda Kabupaten Luwu.

Didampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Menteri Sandiaga Uno disambut Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang, M.P bersama Ketua Dekranasda Kab. Luwu, DR. Hayarna Hakim dan diberi sebuah badik yang dibuat oleh pandai besi dari Kabupaten Luwu.

Pada pameran yang digelar untuk ke-23 kalinya di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 1-5 Maret 2023, Dekranasda Kab. Luwu menyajikan 5 produk unggulan yakni kerajinan anyaman litho, kerajinan batok kelapa, kerajinan dari kulit jagung, Batik Luwu, dan Badik Luwu.

Bupati Luwu menerangkan bahwa 17 badik yang dipamerkan pada kegiatan tahunan tersebut menyimbolkan 17 Tahun Kota Belopa sebagai Ibu Kota Kabupaten Luwu yang baru saja diperingati.

“Tanah Luwu sejak jaman Kerajaan Majapahit telah dikenal dengan kandungan besinya yang luar biasa, sehingga badik yang diproduksi pengrajin Luwu ini menunjukkan kearifan yang masih terjaga dengan baik,” terang Basmin.

Sementara itu, Hayarna Hakim menjelaskan 5 motif Batik Luwu yaitu Batara guru, Sawerigading, Simpurusiang, I Wecudai, dan I Lagaligo yang dipamerkan pada gelaran tersebut memiliki makna mendalam disetiap lekukan garisnya.

“Motif Batik Batara Guru terinspirasi dari Tana Luwu yang berada di bawah kaki gunung Latimojong dengan tanah yang sangat subur, dikaruniakan kekayaan alam yang berlimpah, baik di darat, laut, maupun pegunungan yang menjadikan kemakmuran bagi masyarakat yang tinggal di Tana Luwu,” jelas Hayarna.

Untuk diketahui INACRAFT ke–23 yang mengangkat tema “From Smart Village to Global Market” ini berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai ikon pameran yang menampilkan produk-produk kerajinan unggulan dan kreatif sekaligus mengangkat kekayaan tradisi, seni dan budaya Sulawesi Selatan dengan tagline “The Authentic South Sulawesi”

Pemprov. Sulawesi Selatan mengisi Paviliun Ikon dengan mengangkat miniatur Kapal Pinisi di area utama pameran dengan mengusung tema “Mengembalikan Kejayaan Sulawesi Selatan”.

Baca juga

Menteri Nusron Tegaskan Kesinambungan Tanggung Jawab Negara dan Gotong Royong demi Kebangkitan Masyarakat di Tengah Bencana

10 Februari 2026 - 19:45 WITA

Sosialisasikan Permen ATR/Kepala BPN 1/2026, Sekjen: Terapkan secara Terstruktur dan Menyeluruh

10 Februari 2026 - 19:42 WITA

Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan dari INDOPOSCO atas Diseminasi Strategi Komunikasi yang Paling Masif

5 Februari 2026 - 19:28 WITA

Masih Pegang Girik di 2026? Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir

8 Januari 2026 - 17:36 WITA

Tingkatkan Kepastian dan Perlindungan Hukum di Bidang Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Bahas Konsepsi Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2021

8 Januari 2026 - 17:29 WITA

Trending di Nasional