Menu

Mode Gelap
Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

Daerah

Pj Gubernur Sulsel Ingatkan Lagi Imbauan Tanam Cabai Bagi ASN

badge-check


					Pj Gubernur Sulsel Ingatkan Lagi Imbauan Tanam Cabai Bagi ASN Perbesar

MAKASSAR,-TEROPONGSULSELJAYA.Com – Harga cabai di pasaran mengalami kenaikan. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel per 19 Oktober 2023, harga cabai keriting Rp34 ribu per kg, cabai merah besar Rp23 ribu per kg, cabai rawit hijau Rp25 ribu per kg, dan cabai rawit merah Rp32 ribu per kg.

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, kembali mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemprov Sulsel terkait pelaksanaan Gerakan Menanam 10 Pohon Cabai Bagi Setiap ASN. Dimana, surat edarannya telah dikeluarkan beberapa waktu yang lalu.

“Segera tim inflasi, tim gerakan penanaman cabai tekankan lagi penanaman 10 pohon cabai tiap rumah. Gerakan bersama ini juga bisa dilakukan hingga ke tingkat desa, libatkan juga PKK,” kata Bahtiar, Jumat, 20 Oktober 2023.

Diketahui, cabai merupakan salah satu komoditi penyebab inflasi di Sulsel. Naiknya harga cabai ini terpantau di sejumlah pasar tradisional. Dimana sebelumnya, Pj Gubernur Bahtiar turun langsung melakukan pemantauan. Seperti di Pasar Daya Makassar hingga Pasar Minasa Maupa Kabupaten Gowa.

Selain cabai, Bahtiar juga menaruh perhatian khusus terhadap komoditi jeruk nipis. Saat ini, harganya juga cukup tinggi. Jika biasanya hanya Rp8 ribu per kg, sekarang mencapai Rp18 ribu – Rp20 ribu per kg.

“Jeruk nipis ini meskipun tidak menyumbang inflasi, tapi kalau harganya naik, akan membebani masyarakat kita. Karena masyarakat kita kalau makan makanan berkuah, terbiasa mencampurkan dengan perasan jeruk nipis,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menanam pohon jeruk nipis di pekarangan rumah mereka. (*)

Baca juga

Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat

14 Februari 2026 - 10:15 WITA

Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan

13 Februari 2026 - 18:20 WITA

Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh

12 Februari 2026 - 16:11 WITA

Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

12 Februari 2026 - 13:47 WITA

Dari Tilawah ke Teladan: Luwu Menyiapkan Generasi Qur’ani Berkeadaban

12 Februari 2026 - 13:37 WITA

Trending di Daerah