Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Tinjau Harga dan Fasilitas Pasar Rakyat Cilallang Pastikan Mudik Aman, Kapolres Luwu Turun Langsung Kontrol Pos Operasi Ketupat 2026 Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Dorong Pemekaran Luwu Tengah, Kepala Daerah Luwu Raya Sampaikan Aspirasi ke Ketua Komisi II DPR RI Penganugerahan Pemenang Kompetisi KRISTAL 2026, Apresiasi atas Gagasan Inovasi dalam Pelayanan Pertanahan

Daerah

Tutup PKW Dekranasda, Sofha Marwah Bahtiar Gunakan Baju Berbahan Kain Ecoprint Karya Sendiri

badge-check


					Tutup PKW Dekranasda, Sofha Marwah Bahtiar Gunakan Baju Berbahan Kain Ecoprint Karya Sendiri Perbesar

MAKASSAR,-TEROPONGSULSELJAYA.Com – Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Sofha Marwah Bahtiar, secara resmi menutup pelaksanaan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang dilaksanakan sejak 16 Oktober 2023 lalu. Seremoni penutupan dilaksanakan di Aula Tudang Sipulung, Rumah Jabatan Gubernur, Rabu, 6 Desember 2023.

Selama kurang lebih 33 hari, para peserta telah diberikan ilmu kewirausahaan dan keterampilan, yaitu bagaimana cara membuat ecoprint dan menganyam eceng gondok serta daun lontar sehingga bisa menjadi beberapa produk.

Saat pelaksanaan pelatihan, Sofha Marwah sempat turut serta, dan membuat kain ecoprint bersama para peserta. Ia kemudian menggunakan baju dari kain yang dibuatnya tersebut, saat acara penutupan PKW.

“Alhamdulillah para peserta sudah mampu membuat kain ecoprint dan menjahitnya menjadi baju yang sederhana dalam beberapa jam. Selain itu para peserta sudah mampu membuat beberapa produk dari daun lontar dan eceng gondok, seperti tas, tempat tissu, tempat tumbler dan keranjang,” kata Sofha Marwah.

Sofha Marwah yakin, bekal ilmu yang telah diperoleh ini akan sangat bermanfaat bagi para peserta untuk membentuk wirausaha baru. Ilmunya kuasai, kemudian fasilitas alat dan bahan juga sudah diberikan, sehingga tinggal bagaimana memanfaatkan dan merintis usahanya dengan baik.

Diketahui, program ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), untuk mendorong lahirnya para wirausahawan professional.

“Semoga setelah pelatihan ini, aktivitas peserta tetap dipantau untuk melihat perkembangan dan aktivitas mereka serta membantu memasarkan produk yang dihasilkan. Selain itu, jika ada pelatihan yang bisa meningkatkan mutu, inovasi dan kualitas produk kerajinan, anak-anak kita ini tolong diikutkan,” pesannya.

Kepada peserta, Sofha Marwah berharap agar jangan cepat puas dengan apa yang telah diperoleh, tapi teruslah belajar mencari inovasi baru agar produk kalian disukai dan tidak ketinggalan zaman. Sekarang teknologi sudah maju sehingga apapun dapat kita cari, dan melihat tutorial cara pembuatannya.

“Saya yakin kalian anak-anak milenial lebih cepat dalam menyerap ilmu dengan memanfaatkan teknologi,” ujarnya.

Di acara penutupan PKW ini, hasil karya para peserta pelatihan turut dipamerkan. Seperti baju berbahan kain ecoprint serta berbagai jenis anyaman dari lontar dan eceng gondok. (*)

Baca juga

Bupati Luwu Tinjau Harga dan Fasilitas Pasar Rakyat Cilallang

16 Maret 2026 - 18:44 WITA

Apresiasi Capaian Jajaran di Bali, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

14 Maret 2026 - 19:26 WITA

Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital

14 Maret 2026 - 19:22 WITA

TP PKK dan DWP Luwu Gelar Amaliah Ramadhan, Berbagi Takjil hingga Buka Puasa Bersama

14 Maret 2026 - 16:22 WITA

Balita yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal di Pengairan Ponrang Selatan

12 Maret 2026 - 12:12 WITA

Trending di Daerah