MAKASSAR,-TEROPONGSULSELJAYA.Com-
Unit Kegiatan Mahasiswa Literasi Lontara Universitas Wira Bhakti mengadakan Latihan Kader Literasi Tingkat 1 (LKL 1). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Borong Pa’la’la kecamatan Pattallassang, kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.
Latihan kader Literasi 1 ini mengusung tema “Afirmasi Karakter Mahasiswa Dalam Berliterasi di Era Kontemporer”. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum UNIT KEGIATAN MAHASISWA LITERASI LONTARA Abu Hurairah, dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah Desa setempat.


Rizal syam angkatan I La Galigo selaku ketua Panita pelaksana kegiatan Latihan Kader Literasi 1 2023 mengucapkan, LKL 1 ini bertujuan untuk melatih kepemimpinan dan kesadaran akan pentingnya Berliterasi kepada mahasiswa dan mahasiswi. Ia berharap, materi yang disampaikan bisa diterapkan di lingkungan kampus atau di kehidupan sehari-hari.
“setelah UKM literasi lontara Universitas Wira Bhakti sukses melakukan LKL1(latihan kader literasi tingkat 1) yg kemudian mengangkat tema “afirmasi karakter mahasiswa dalam berinteraksi di era kontemporer” Itu kemudian akan mendorong dan lebih menyadarkan baik dari kalangan pemuda atau mahasiswa akan pentingnya menyelipkan gerakan literasi, terutama pada ruang lingkup perguruan tinggi atau kampus itu kemudian dapat mendukung gerakan-gerakan literasi yang muncul dilingkungan tersebut karena,Mahasiswa dapat berperan sebagai penggerak dan fasilitator kegiatan literasi di lingkungan kampus. Ia menjadi contoh praktik baik pelaku literasi di lingkungannya. Diharapkan mahasiswa dapat menjadi pembangun lingkungan kampus yang ramah literasi,” tuturnya.

Sementara Abu Hurairah Selaku Ketua Umum UKM LITERASI LONTARA dalam sambutannya, mengucapkan, acara ini terbuka untuk seluruh Mahasiswa Universitas Wira Bhakti yang berminat untuk mendalami pengetahuan Literasi dan Lontara. Ia berharap kepada peserta memahami materi dengan baik, dengan memanfaatkan kesempatan mengikuti LKL 1 ini.
“Saya selaku ketua umum dan mewakili seluruh keluarga besar UKM LITERASI LONTARA UNIVERSITAS WIRA BHAKTI berharap besar kepada seluruh peserta LKL TINGKAT I yang berjumlah 12 orang mampu konsisten dengan apa yang mereka mulai, sebab terlaksananya kegiatan LKL 1 ini bukan merupakan akhir , melainkan awal bagi mereka untuk berproses dalam rumah kita rumah literasi lontara, dan saya menekankan kepada seluruh peserta LKL 1 ini bahwa didalam UKM LITERASI LONTARA kita disatukan dalam simpul kekeluargaan, namun di dalam suatu kekeluargaan itu nilai nilai adab tidak pernah terlepas pada setiap orang yang ada di dalam UKM literasi lontara tersebut, akhir kata jika ingin menjadi seorang pemimpin maka engkau harus terpimpin dulu, sebab semua harus ada prose (SALAM LITERASI)” ujarnya.
Sementara itu Utomo Hendrawan Prayitno angkatan Batara Guru UKM Literasi Lontara Selaku Koordinator Steering Kegiatan Latihan Kader Literasi 1 2023, menyampaikan beberapa hal mengenai kegiatan ini,
“Afirmasi Karakter Mahasiswa Dalam Berliterasi Di Era Kontemporer” yang kemudian kami sepakati menjadi tema dalam kegiatan LKL I UKM Literasi Lontara Univ. Wira Bhakti, dalam hal ini saya Koor. Stering menekankan kepada para peserta LKL I UKM literasi Lontara bahwa pentingnya adab di era ini, menurunnya atmosfir ilmu pengetahuan hari ini pada kalangan mahasiswa di pengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu adab/etitude, kenapa saya mengakatakan hal tersebut karna menurut saya percuma jika seseorang memiliki kecerdasan intelektual yang mempuni namun dalam penerapan tingkah lakunya itu tidak di dasari oleh ilmu pengetahuan yang ia dapatkan, memang pada dasarnya ilmu pengetahuan seseorang bukan menjadi tolok ukur bahwa ia dapat berprilaku baik, akan tetapi dilain sisi kenapa tidak hal itu menjadi sesuatu yang begitu kompleks jika ilmu pengetahuan seseorang tersebut kemudian yang di implementasikan dalam kehidupan sosial. Saya juga menganggap bahwa keangkuhan seseorang dalam berilmu pengetahuan dikarenakan lemahnya penerapan etika dalam kehidupannya, ini tentunya akan menjadi polemik jika dibiarkan. Atas dasar pertimbangan yang matang dengan mendudukkan beberapa fenomena yang terjadi, kami sepakat bahwa dalam kegiatan kali ini impact-nya akan lebih merunut pada penerapan adab/etitude dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang nantinya akan dapat gunakan sebagai tameng untuk menjawab tantangan pada era ini, pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama DEWAN PELINDUNG UKM LITERASI LONTARA Umba menyampaikan sambutannya di penutupan kegiatan Latihan Kader Literasi 1 2023, Umba menjelaskan kepemimpinan dan kepengurusan suatu organisasi tidak bisa mengandalkan ilmu perindividu. Ia menyarankan agar kegiatan yang dibuat dapat melibatkan banyak orang untuk perubahan yang lebih baik.
“oraganisasi adalah tempat membangun kerjasama. Sebaiknya untuk menghidupkan suatu organisasi maka sekiranya di perlukan kerja sama dan kekompakan dalam membangun hal-hal yang dapat mengembangkan kemajuan organisasi namun tidak mengesampingkan adab atau etitude, hal ini kemudian selaras dengan nama angkatan anggota baru UKM LITERASI LONTARA 2023 yakni To Pa’mesa si Pangadakkang kalimat ini berasal dari dua bahasa daerah yang berbeda To Pa’mesa (Mamasa, Sulawesi Barat) sedangkan Si Pangadakkang ( Gowa/Makassar, Sulawesi Selatan) ketika di adaptasikan akan mendapati satu makna yang berarti orang yang bersatu dan memiliki adab/Etitude yang baik,”
Ia menambahkan, apapun kemudian yang di peroleh dari LKL 1 ini semoga dapat menjadi sesuatu yang dapat berguna bagi lingkungan sekitar atau masyarakat umum.
“Jika ingin menjadi manusia, maka jadilah manusia yang berguna untuk manusia lainnya,” sebab di luar sana banyak manusia yang berumur sampai 70 tahun namun mati di usia 20 tahun sebab tak tahu akan menjadi apa dalam hidupnya. Tutupnya.






