Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Ganjar Juara MTQ XXXIV dengan Paket Umrah dan Hadiah Puluhan Juta Rupiah Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Lama Bajo Ponrang Sabet Juara Umum MTQ XXXIII Luwu, H. Patahudding Dorong Kebangkitan Generasi Qur’ani Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat

Pendidikan

Kelompok Kerja Guru Gugus 21 Kelas Bahagia Ikut Pelatihan Literasi

badge-check


					Kelompok Kerja Guru Gugus 21 Kelas Bahagia Ikut Pelatihan Literasi Perbesar

SOPPENG,-TEROPONGSULSELJAYA.COM- Dalam upaya peningkatan literasi dan strategi literasi pembelajaran, Kelompok Kerja Guru Gugus 21 Kelas Bahagia Kecamatan Marioriwawo melaksanakan kegiatan pelatihan,.Sabtu, (8/3/ 2024)

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 9 Maret 2024 ini, dibuka secara resmi oleh Koordinator Wilayah Kecamatan Marioriwawo, Aniswardi, S.Pd, MM, Marnawaty, S.Pd, M.Si, turut hadir sebagai moderator, sementara Hasriadi, S.Pd., M.Si, selaku Pengawas TK SD Wilayah 1 Marioriawo, Arsal Syam, S.Pd., MM, Instruktur Pengajar Praktik bersama Tahirawati, S.Pd, Berbagi Praktik Baik IKM, turut hadir sebagai narasumber.

Aniswardi dalam sambutannya menyampaikan, tujuan utama dari kegiatan ini untuk menciptakan ekosistem sekolah yang mendukung peningkatan mutu proses pembelajaran melalui strategi penguatan literasi di lingkungan akademik.

“Strategi ini bertujuan untuk membuat kegiatan pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik sehingga mereka dapat meningkatkan kecakapan literasinya,”kata Anis
Menurutnya, dalam pelatihan tersebut, peserta diajak untuk memahami pentingnya literasi dalam proses pembelajaran.

Dimana lanjutnya, Narasumber dari berbagai bidang memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada guru-guru dalam mengembangkan strategi literasi yang efektif di kelas. Diskusi dan sesi tanya jawab digelar untuk memperjelas konsep-konsep yang disampaikan serta untuk memfasilitasi pertukaran pengalaman antara peserta.
Selain itu, menurutnya, pelatihan ini juga memberikan ruang bagi guru-guru untuk berbagi praktik baik yang telah mereka terapkan di kelas masing-masing. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sesama guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Ia menyebut, pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi di kalangan peserta didik, tetapi juga untuk memberdayakan guru-guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif.

‘Semua upaya ini dilakukan demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik di Kecamatan Marioriwawo,”ujarnya.

Baca juga

Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan, SD Negeri 25 Radda Uji Coba Sistem Lima Hari Sekolah

15 Januari 2026 - 21:34 WITA

Kejari Luwu Sosialisasikan Pencegahan Bullying Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

8 Januari 2026 - 06:25 WITA

Luwu Bergemuruh! One Day Trail Adventure Bhayangkara 2025 Sukses Gaet 2.389 Rider

7 Desember 2025 - 17:44 WITA

Sekolah Budaya Luwu Resmi Dibuka: Upaya Menghidupkan Kembali Peradaban dan Identitas Lokal

6 Desember 2025 - 07:20 WITA

Perayaan Hari Guru di SMPN 1 Satap Pa’batang Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan

25 November 2025 - 20:26 WITA

Trending di Pendidikan