Menu

Mode Gelap
Kepala BPN Luwu Beri Penghargaan kepada Atlet IBCA MMA: Pengakuan Resmi atas Prestasi yang Tidak Bisa Diabaikan Akses Putus dan Logistik Habis, Kondisi Warga Rusip Antara Semakin Mengkhawatirkan Penyaluran BLT dan Insentif Tahap Akhir di Desa Temboe: Upaya Penguatan Ekonomi Rumah Tangga Berbasis Data dan Kebijakan Publik Sidang Pembacaan Dakwaan Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Lampuara Tahun 2022–2024 Digelar di Pengadilan Tipikor Makassar Gebyar Apresiasi GTK 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Kukuhkan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan. IWO Luwu Raya Laporkan Dugaan Kejahatan Anggaran Proyek Jembatan Malutu ke Kejari Luwu: Publik Menuntut Penindakan Tanpa Ampun

Pendidikan

Aliansi Mahasiswa UNCP Kota Palopo Seruhkan Kembali Gelar Aksi Demonstrasi

badge-check


					Aliansi Mahasiswa UNCP Kota Palopo Seruhkan Kembali Gelar Aksi Demonstrasi Perbesar

PALOPO,TEROPONGSULSELJAYA.com- Aliansi Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menggelar aksi demonstrasi. Pada Hari Rabu 12 Juni 2024

Aksi ini merupakan bentuk protes atas keresahan mahasiswa terhadap beberapa isu tuntutan yang tidak diakomodir oleh pihak kampus.

Gerakan tersebut dipicu oleh kekecewaan mendalam mahasiswa terhadap kebijakan kampus yang dianggap mengekang dan merugikan mahasiswa.

Mahasiswa merasa tidak diperhitungkan dalam pengambilan keputusan kampus, yang seharusnya mencerminkan aspirasi mereka.

Kami berharap setiap keputusan kampus mengakomodir seluruh kepentingan mahasiswa.

Namun kenyataannya, keputusan yang diambil justru berbanding terbalik dengan harapan kami,” Kata Gilang Ramadhan selaku jendral lapangan.

Dalam audiensi yang dilakukan dengan Dekan Fakultas Pertanian dan pimpinan kampus lainnya, mahasiswa merasa tidak mendapatkan jawaban memuaskan atas masalah yang dihadapi.

Mereka menilai Dekan Fakultas Pertanian gagal merepresentasikan keluhan mahasiswa, sering kali memberikan alasan yang dianggap tidak logis.

Hal ini memicu penarikan massa keluar dari ruangan dan melanjutkan aksi sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap pimpinan kampus.

Universitas seharusnya mengamalkan nilai-nilai yang tertuang dalam UUD 1945, terutama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memanusiakan manusia. Namun, praktik komersialisasi pendidikan masih berlangsung dengan kepentingan modal dan akumulasi kapital,” tambahnya.

Isu sentral yang diusung dalam demonstrasi ini adalah penolakan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mahasiswa menilai kenaikan UKT sangat meresahkan mereka dan orang tua.

Di sisi lain, pendapatan kampus meningkat signifikan sementara belanja kampus untuk fasilitas dan dana kelembagaan menurun.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut evaluasi kinerja dosen, pemaksimalan fasilitas kampus, kelonggaran dalam aktivitas kelembagaan UKK/UKM, serta kejelasan dana kelembagaan. Dalam pertemuan dengan birokrasi kampus, belum ada hasil yang memuaskan bagi massa aksi.

Pihak kampus Universitas Cokroaminoto Palopo belum memberikan tanggapan resmi terkait demonstrasi ini. Mahasiswa berharap aspirasi mereka segera diakomodir demi perbaikan kualitas pendidikan di kampus.

Baca juga

Perayaan Hari Guru di SMPN 1 Satap Pa’batang Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan

25 November 2025 - 20:26 WITA

Rayakan Hari Guru, Pesantren Nurul Djadid Teken MoU dan Gelar Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah

25 November 2025 - 18:41 WITA

Bupati Luwu Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di SDN 227 Larompong

23 Oktober 2025 - 17:11 WITA

SDN 91 Paconkang Laksanakan Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

11 September 2025 - 21:24 WITA

SD Negeri 275 Jampusarenge Simulasi ANBK

9 September 2025 - 21:10 WITA

Trending di Pendidikan