Menu

Mode Gelap
Balita yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal di Pengairan Ponrang Selatan Hangatnya Kebersamaan Ramadan, BPN Luwu Buka Puasa Bersama PPAT dan IWO Luwu Raya Dukung Gerakan Pangan Murah, Ketua TP-PKK Luwu Kurniah Patahudding Tinjau Langsung Antusiasme Warga di Belopa Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah: Warga Bisa Beli Sembako Harga Terjangkau Kapolres Luwu Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi, Tegaskan Disiplin serta Kepatuhan Prosedur Sambut Idul Fitri 1447 H, Pemkab Luwu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan dan Stabilitas Daerah

Sulsel

Aliansi Pemerhati Pilkada Enrekang Minta Kapolres Enrekang Untuk Tidak Mengeluarkan Izin Kegiatan Massenrempulu Festival

badge-check


					Aliansi Pemerhati Pilkada Enrekang Minta Kapolres Enrekang Untuk Tidak Mengeluarkan Izin Kegiatan Massenrempulu Festival Perbesar

Enrekang, -TEROPONGSULSELJAYA.Com– Alainsi Pemerhati Pilkada Enrekang (APPE) menyoroti kegiatan Massenrempulu Festival (MAFEST) yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Enrekang karena diduga melibatkan salah satu Bakal Calon (BALON) Bupati Kabupaten Enrekang. (Jum’at. 26/07/2024)

Kegiatan tersebut akan di gelar dalam waktu dekat di tiap-tiap Kecamatan, Kabupaten Enrekang.

Akbar, selaku kordinator Alainsi Pemerhati Pilkada Enrekang mendunga bahwa kegiatan Massenrempulu Pestival itu melibatkan salah satu Bakal Calon Bupati Kabupati Enrekang sebagai inisiator.

“Seperti yang kita ketahui terkait kontestasi pemeilihan Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Enrekang akan di selenggarakan bulan Nopember mendatang. Sehingga kami menganggap bahwa Maaenrempulu Festival (MAFEST) ini yang di inisiatori salah satu Bakal Calon bupati Enrekang akan menimbulkan konflik di tengah masyarakat.” Ungkapnya

Lanjutnya, “dugaan besar kami bahwa Massenrempulu Festival ini menggunakan Anggaran Negara yang dimanfaatkan untuk kepentingan salah satu bakal calon Bupati Enrekang.”

“Harapan kami dari Aliansi mengenai kontestasi Pilkada Kabupaten Enrekang dilaksanakan secara demokratis, elegan, damai, tertib, sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa memanfaatkan pasilitas negara untuk kepentingan bakal calon tertentu.” Pungkasnya.

“Maka dari itu kami meminta kepada Bapak Kapolres Enrekang untuk tidak mengeluarkan surat izin kegiatan tersebut untuk tetap menjaga keharmonisan masyarakat Kabupaten Enrekang. Karena mafest ini diduga kuat di tunggangi kepentingan salah satu kandidat secara terang terangan.” Tutupnya.

Reporter : Fichar alghazali

Baca juga

Hangatnya Silaturahmi Ramadan di Walenrang, Ketua TP-PKK Luwu Hadiri Buka Puasa Bersama Pemerintah dan Warga

9 Maret 2026 - 23:25 WITA

Menteri Nusron Tegaskan Kesinambungan Tanggung Jawab Negara dan Gotong Royong demi Kebangkitan Masyarakat di Tengah Bencana

10 Februari 2026 - 19:45 WITA

IWO Luwu Raya Laporkan Dugaan Kejahatan Anggaran Proyek Jembatan Malutu ke Kejari Luwu: Publik Menuntut Penindakan Tanpa Ampun

1 Desember 2025 - 22:53 WITA

Polres Palopo Menyerah di Depan Ormas, Sita Eksekusi Inkrah Warisan Tertunda Lagi

19 November 2025 - 06:48 WITA

Wakil Bupati Luwu Hadiri Bimtek Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan Sulsel

14 November 2025 - 19:20 WITA

Trending di Sulsel