Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Tinjau Harga dan Fasilitas Pasar Rakyat Cilallang Pastikan Mudik Aman, Kapolres Luwu Turun Langsung Kontrol Pos Operasi Ketupat 2026 Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Dorong Pemekaran Luwu Tengah, Kepala Daerah Luwu Raya Sampaikan Aspirasi ke Ketua Komisi II DPR RI Penganugerahan Pemenang Kompetisi KRISTAL 2026, Apresiasi atas Gagasan Inovasi dalam Pelayanan Pertanahan

Pendidikan

Sekretaris Disdikbud Soppeng Dr Nur Alim Sambut Kunjungan Studi Tiru Kabupaten Maros

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sekretaris Disdikbud Soppeng Dr Nur Alim Sambut Kunjungan Studi Tiru Kabupaten Maros

 

TEROPONGSULSELJAYA.COM, SOPPENG- Sistem pendidikan di kabupaten Soppeng yang dinilai baik dengan melahirkan sedikit 179 guru penggerak dari berbagai komunitas belajar sehingga mengundang simpatik dan keinginan kabupaten lainnya untuk melakukan studi tiru dan atau menjadi rujukan bagi daerah lain khususnya di sulawesi selatan.

Seperti halnya hari ini sabtu (16/11/2024) yang kali ini, tiga sekolah Penggerak dari Kabupaten Maros yang melakukan studi tiru di kabupatenSoppeng.

Ketiga sekolah penggerak tersebut disambut hangat dengan tarian Paduppa dan persembahan lainnya dari peserta didik di SDN 20 Totakka Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng.

Dalam penyambutan itu dihadiri oleh Sekretaris Disdikbud Soppeng Dr. Nur Alim, M.Pd, Pengawas Gugus 1 Soppeng Sudirman, S.Sos, Pengawas Donri-donri Abdul Rauf, S.Pd, M.Pd, Korwil wilayah pendidikan Lalabata Drs. Jamaluddin, Fasilitator sekolah penggerak, dan Para Kepala Sekolah penggerak Angkatan 1, 2, dan 3 se-Kabupaten Soppeng.

Kunjungan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, M.Pd.

Dalam sambutannya, Dr Nur Alim menyampaikan bahwa Kabupaten Soppeng sangat terbuka untuk berbagi praktik terbaik dalam implementasi sekolah penggerak.

“Sekolah penggerak bukan hanya sekadar label, melainkan sebuah komitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran, kata Nur Alim.

Menurutnya, “Melalui komunitas belajar yang kuat, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan efektif bagi siswa.

Dalam kunjungan studi tiru ini, yang menjadi fokus utama adalah dua sekolah penggerak unggulan di kabupaten Soppeng, yakni SDN 161 Karya dan SDN 20 Totakka.

Para peserta akan mengamati secara langsung bagaimana kedua sekolah ini membangun komunitas belajar yang efektif dan inovatif. Mereka berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi para pendidik di Kabupaten Maros untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

Baca juga

Wabup Luwu Resmikan Gedung Pendidikan Hidayatullah Bosso, Wisuda Tahfidz Jadi Momentum Lahirnya Generasi Qur’ani

9 Maret 2026 - 09:43 WITA

Wabup Luwu Buka Amaliyah Ramadhan PMR ke-XI, Tanamkan Semangat Kemanusiaan bagi Generasi Muda

7 Maret 2026 - 17:57 WITA

Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan, SD Negeri 25 Radda Uji Coba Sistem Lima Hari Sekolah

15 Januari 2026 - 21:34 WITA

Kejari Luwu Sosialisasikan Pencegahan Bullying Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

8 Januari 2026 - 06:25 WITA

Luwu Bergemuruh! One Day Trail Adventure Bhayangkara 2025 Sukses Gaet 2.389 Rider

7 Desember 2025 - 17:44 WITA

Trending di Daerah