Menu

Mode Gelap
Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Administrasi Dan Yuridis Pertanahan Seleksi Berlanjut, Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Teknis Survei Dan Pemetaan Integrasi NIB dan NOP Jadi Langkah Perkuat Sinergi Layanan Pertanahan dan Pajak Daerah

Nasional

Ini Penyampaian Agus Harimurti Yudhoyono: bupati dan wakil Bupati Luwu Yang Terpilih Saat Berkunjung

badge-check


					Ini Penyampaian Agus Harimurti Yudhoyono: bupati dan wakil Bupati Luwu Yang Terpilih Saat Berkunjung Perbesar

JAKARTA, TEROPONGSULSELSELJAYA. com, – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, dengan rencana revitalisasi dua kawasan transmigrasi, termasuk yang berada di Sulawesi Selatan, dihadapan bupati dan wakil bupati Luwu yang terpilih saat kunjungnya

“Ada perhatian khusus untuk pembangunan kewilayahan di wilayah Indonesia bagian timur ini karena masih cukup banyak ketertinggalan, terutama di bidang infrastruktur,” ujar AHY usai Upacara Hari Bhakti Transmigrasi di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Jumat.

AHY menyoroti tingginya biaya transportasi dan logistik di kawasan tersebut, yang menyebabkan lonjakan biaya pembangunan infrastruktur. Bahkan, menurut laporan terbaru, material pembangunan di Sulawesi memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, meskipun anggaran otonomi khusus telah dialokasikan dengan signifikan ke pemerintah daerah.

“Daerah tersebut sangat membutuhkan jaringan konektivitas dan transportasi. Keberpihakan kita harus hadir agar saudara-saudara kita di sana juga merasakan pertumbuhan ekonomi. Ketimpangan sosial dan ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi pembangunan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, AHY juga menekankan pentingnya peran transmigrasi sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah-wilayah terpencil. Ia meminta agar program transmigrasi tidak hanya berfokus pada relokasi penduduk, tetapi juga menciptakan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Ini paradigma baru yang harus dikembangkan. Transmigran harus menjadi bagian dari solusi pembangunan, membawa dampak nyata bagi kemajuan wilayah,” tambahnya.

Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia bagian timur sebagai wilayah yang sejajar dengan kawasan lainnya, baik dari segi pembangunan infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat. AHY berharap, langkah-langkah strategis yang dilakukan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan mengatasi kesenjangan yang ada. **

Baca juga

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyaraka

7 September 2026 - 13:59 WITA

Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri

3 September 2026 - 00:13 WITA

Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan

3 September 2026 - 00:10 WITA

Kementerian Agraria dan Tata HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan

19 Agustus 2026 - 14:13 WITA

Sinkronisasi Data, Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Sepakati Pengintegrasian NIB dan NOP

15 Agustus 2026 - 09:19 WITA

Trending di Nasional