Menu

Mode Gelap
CPNS ATR/BPN Harus Perkuat Kepedulian dan Peran Komunikasi Publik Cepat Layani Aduan Masyarakat, Karo Humas dan Protokol ATR/BPN Imbau Jajaran Perkuat Koordinasi dengan Ditjen Teknis Jaga Dokumen Negara, Kementerian ATR/BPN Gandeng Taruna/i STPN dalam Percepatan Restorasi Arsip Pertanahan Pascabencana Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026 KKN Pertanahan Sejalan dengan Arahan Presiden Prabowo, Wamen Ossy: Peningkatan SDM sebagai Fondasi Pembangunan Nasional Kementerian ATR/BPN Pastikan Tata Ruang Menjadi Kunci Utama untuk Mendukung Program Prioritas Presiden Prabowo

Nasional

Ini Penyampaian Agus Harimurti Yudhoyono: bupati dan wakil Bupati Luwu Yang Terpilih Saat Berkunjung

badge-check


					Ini Penyampaian Agus Harimurti Yudhoyono: bupati dan wakil Bupati Luwu Yang Terpilih Saat Berkunjung Perbesar

JAKARTA, TEROPONGSULSELSELJAYA. com, – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, dengan rencana revitalisasi dua kawasan transmigrasi, termasuk yang berada di Sulawesi Selatan, dihadapan bupati dan wakil bupati Luwu yang terpilih saat kunjungnya

“Ada perhatian khusus untuk pembangunan kewilayahan di wilayah Indonesia bagian timur ini karena masih cukup banyak ketertinggalan, terutama di bidang infrastruktur,” ujar AHY usai Upacara Hari Bhakti Transmigrasi di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Jumat.

AHY menyoroti tingginya biaya transportasi dan logistik di kawasan tersebut, yang menyebabkan lonjakan biaya pembangunan infrastruktur. Bahkan, menurut laporan terbaru, material pembangunan di Sulawesi memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, meskipun anggaran otonomi khusus telah dialokasikan dengan signifikan ke pemerintah daerah.

“Daerah tersebut sangat membutuhkan jaringan konektivitas dan transportasi. Keberpihakan kita harus hadir agar saudara-saudara kita di sana juga merasakan pertumbuhan ekonomi. Ketimpangan sosial dan ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi pembangunan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, AHY juga menekankan pentingnya peran transmigrasi sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah-wilayah terpencil. Ia meminta agar program transmigrasi tidak hanya berfokus pada relokasi penduduk, tetapi juga menciptakan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Ini paradigma baru yang harus dikembangkan. Transmigran harus menjadi bagian dari solusi pembangunan, membawa dampak nyata bagi kemajuan wilayah,” tambahnya.

Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia bagian timur sebagai wilayah yang sejajar dengan kawasan lainnya, baik dari segi pembangunan infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat. AHY berharap, langkah-langkah strategis yang dilakukan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan mengatasi kesenjangan yang ada. **

Baca juga

Cepat Layani Aduan Masyarakat, Karo Humas dan Protokol ATR/BPN Imbau Jajaran Perkuat Koordinasi dengan Ditjen Teknis

19 Februari 2026 - 18:39 WITA

Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026

19 Februari 2026 - 18:18 WITA

Kementerian ATR/BPN Pastikan Tata Ruang Menjadi Kunci Utama untuk Mendukung Program Prioritas Presiden Prabowo

19 Februari 2026 - 18:10 WITA

Menteri Nusron Tegaskan Kesinambungan Tanggung Jawab Negara dan Gotong Royong demi Kebangkitan Masyarakat di Tengah Bencana

10 Februari 2026 - 19:45 WITA

Sosialisasikan Permen ATR/Kepala BPN 1/2026, Sekjen: Terapkan secara Terstruktur dan Menyeluruh

10 Februari 2026 - 19:42 WITA

Trending di Nasional