Menu

Mode Gelap
10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz Ketua Dekranasda Luwu Ikuti Jalan Sehat HUT Dekranas ke-46, Perkuat Sinergi UMKM dan Gerakan Hidup Sehat KKP Tinjau Lokasi Kampung Nelayan di Luwu, Bupati Patahudding Pastikan Kesiapan Lahan Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda Dewan Pers Tegaskan MoU dengan Polri Utamakan Penyelesaian Sengketa Pers Lewat UU Pers

Daerah

Luwu Jadi Basis Penggilingan Padi Bulog Terbesar di Luar Pulau Jawa

badge-check


					Luwu Jadi Basis Penggilingan Padi Bulog Terbesar di Luar Pulau Jawa Perbesar

JAKARTA,18 Juli 2025 TEROPONGSULSELJAYA. com,-
Dalam langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Luwu resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perum Bulog terkait pembangunan Kompleks Sentra Penggilingan Padi di Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

Penandatanganan MoU ini berlangsung di Kantor Pusat Perum Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (18/7/2025). Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen (Purn) Dr. Marga Taufik, menyebut bahwa Kabupaten Luwu adalah salah satu sentra produksi padi terbesar di Sulawesi Selatan.

“Jika infrastruktur ini terwujud, maka Luwu akan memiliki kompleks penggilingan padi terbesar di luar Pulau Jawa,” ujarnya dalam sambutan.

Dr. Marga Taufik juga menjelaskan bahwa peran Bulog tidak hanya sebagai pengelola stok pangan, tetapi juga sebagai penyeimbang harga dan distribusi melalui SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi inflasi dan kelangkaan pangan.

Sementara itu, Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan terima kasih atas kesediaan Perum Bulog untuk berinvestasi di daerahnya. Ia menyebut Luwu selama ini hanya dikenal sebagai penghasil gabah.

“Kami tidak ingin hanya mengirim gabah mentah. Sudah saatnya Luwu juga dikenal sebagai penghasil beras berkualitas,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Luwu telah menyiapkan lahan seluas 50.000 meter persegi di Desa Baramammase untuk pembangunan kompleks tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta agar SPHP segera digelontorkan mengingat harga beras yang terus melonjak di beberapa wilayah.

Penandatanganan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu, termasuk Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, dan para kepala dinas terkait. Dari pihak Bulog, hadir Direktur SDM dan Umum Prof. Sudarsono serta kepala divisi hukum dan umum. (Pan /idil)

Baca juga

Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan

11 Juli 2026 - 12:03 WITA

Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda

11 Juli 2026 - 11:41 WITA

Staf Khusus Menteri ATR/BPN Ajak Jajaran BPN Sulsel Perkuat Integritas dan Komunikasi Strategis

10 Juli 2026 - 19:38 WITA

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

10 Juli 2026 - 19:33 WITA

Rakor Bersama Kepala Daerah Se-Sulsel, Menteri Nusron Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian Jadi Prioritas Pemerintah

10 Juli 2026 - 19:30 WITA

Trending di Daerah