Menu

Mode Gelap
Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

Daerah

Patahudding Guyur Air Bersama Warga di Syukuran Panen Desa Pasamai

badge-check


					Patahudding Guyur Air Bersama Warga di Syukuran Panen Desa Pasamai Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Suasana penuh keakraban dan tawa menyelimuti bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Suso, Desa Pasamai, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Minggu (9/11/2025). Warga menggelar syukuran panen yang dihadiri langsung oleh Bupati Luwu H. Patahudding, sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah tahun ini.

Tradisi syukuran panen di Desa Pasamai memang selalu menjadi momen kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Namun, kali ini terasa istimewa karena digelar di pinggiran sungai, tepat di aliran Bendung Radda. Seusai menikmati makanan khas Luwu, suasana menjadi riuh ketika para ibu dan anak-anak dengan spontan mengguyur air ke arah Bupati Patahudding — sebuah simbol keakraban tanpa sekat antara pemimpin dan rakyatnya.

“Dalam acara syukuran panen ini, warga Desa Pasamai mengundang Bapak Bupati untuk makan bersama. Guyuran air itu menjadi tanda bahwa masyarakat begitu dekat dengan pemimpinnya. Bahkan Bapak Bupati tidak menyeberang sungai dengan kendaraan offroad-nya, tetapi berjalan kaki menyeberangi sungai, ikut larut dalam kebersamaan,” ungkap Salahuddin, Lurah Balo-balo sekaligus mantan Plt Kepala Desa Pasamai.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan rasa syukur atas melimpahnya hasil panen petani di Desa Pasamai. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kerja keras masyarakat serta dukungan alam yang bersahabat.

“Meskipun tempatnya sederhana, kita semua berbahagia karena panen tahun ini melimpah. Semoga di tahun mendatang hasilnya tetap baik dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujar Patahudding.

Selain bersyukur, warga Desa Pasamai juga menyampaikan harapan kepada pemerintah untuk memperbaiki aliran DAS Suso yang mulai mengalami abrasi di sekitar kebun warga.

Menanggapi hal itu, Bupati Patahudding menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan perbaikan DAS Suso kepada Balai Besar Sungai Pompengan Jeneberang, serta berkoordinasi dengan pihak swasta seperti PT Masmindo Dwi Area untuk membantu pemulihan lingkungan di kawasan tersebut.

“Pemkab Luwu juga akan membantu melakukan normalisasi sungai. Tahun ini, kami sudah melakukan pengadaan excavator amphibi untuk mitigasi bencana di wilayah rawan abrasi dan banjir,” tandasnya.

Tradisi syukuran panen di Desa Pasamai bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi cerminan eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta bentuk nyata rasa syukur atas rezeki dari tanah yang subur di bumi Luwu.(*)

Baca juga

Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat

14 Februari 2026 - 10:15 WITA

Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan

13 Februari 2026 - 18:20 WITA

Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh

12 Februari 2026 - 16:11 WITA

Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

12 Februari 2026 - 13:47 WITA

Dari Tilawah ke Teladan: Luwu Menyiapkan Generasi Qur’ani Berkeadaban

12 Februari 2026 - 13:37 WITA

Trending di Daerah