DEPOK, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Kontingen Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Beladiri Campuran yang digelar di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Ajang bergengsi ini diikuti 518 atlet dari 19 provinsi, yakni Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Papua.
Jum’at,(21/11/25).
Dalam persaingan sengit tersebut, Sulawesi Selatan berhasil membawa pulang 6 medali emas dan 3 medali perak. Dari total perolehan itu, 8 atlet asal Kabupaten Luwu menjadi lumbung medali setelah berhasil menyabet 5 emas dan 3 perak, sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Daftar Peraih Medali Kontingen Sulawesi Selatan

Medali Emas
1. Muh. Fathullah Salam
Juara I Kelas 44 Kg Stand Up Putra (Youth B)
2. A. Muhammad Ihsan
Juara I Kelas 52,2 Kg Stand Up Putra (Youth A)
3. Bayu Hidayat
Juara I Kelas 52,2 Kg Stand Up Putra (Youth A)
4. Rezky Angga Putra
Juara I Kelas 37 Kg Stand Up Putra (Youth C)
5. Muh. Nur Taufiqurahman
Juara I Kelas 34 Kg MMA Putra (Youth C)
6. Muh. Zaky Ardiansyah
Juara I Kelas 77 Kg Stand Up Putra (Youth A)
Medali Perak
1. Muh. Jahidil Arif
Juara II Kelas 56,7 Kg MMA Putra (Youth A)
2. Aimar Fadhil Nasrullah
Juara II Kelas 37 Kg Stand Up Putra (Youth C)
3. Anugrah
Juara II Kelas 40 Kg MMA Putra (Youth B)

Prestasi ini merupakan buah dari latihan intensif di bawah bimbingan pelatih Erwin Ryfaldy, pengasuh pondok pembinaan atlet bela diri. Dukungan penuh juga datang dari Jumardi, yang baru saja dilantik sebagai Ketua IBCA MMA Kabupaten Luwu.
Jumardi menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para atlet serta pelatih,
“Kejuaraan ini menjadi prestasi perdana kami yang baru saja di lanjut jadi pengurus IBCA MMA Luwu dan sangat luar biasa. Saya berharap ke depan semakin banyak bakat-bakat baru dari Luwu yang ikut bergabung dan bertanding. Ke depan, kita juga akan mengadakan kejuaraan seperti yang telah dilaksanakan di daerah lain,” ujarnya.
Jumardi turut menegaskan bahwa performa para atlet adalah hasil dari disiplin dan mental juang tinggi. “Bertanding di Mako Brimob Kelapa Dua Depok bukan hal mudah, tetapi mereka mampu membuktikan diri,” katanya.
Dengan torehan ini, kontingen Sulawesi Selatan, khususnya atlet-atlet asal Luwu, semakin percaya diri menatap kejuaraan berikutnya. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan meraih prestasi di dunia bela diri.






