KAB LUWU TEROPONG SULSELJAYA. com, – Sorot energi dari Lapangan Desa Temboe pada Kamis sore menghadirkan kesan berbeda. Semangat para atlet, rangkaian kegiatan penutupan Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) cabang hoki antar kabupaten menyatu menjadi momentum penuh harapan bagi dunia olahraga di Kabupaten Luwu.
Kamis, (27/11/25).
Acara penutupan berlangsung meriah dan tertib, dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dan tokoh olahraga. Bupati Luwu diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Luwu, Kasmuddin, S.IP., M.Si. Turut hadir Babinsa Sertu Burhanuddin, Camat Larompong Selatan Herman Alias, S.S., Kepala Desa Temboe Abd. Azis Tajuddin, S.Pd., Ketua Pengurus FHI Luwu Dr. H. Sugiman Janon, S.Kom., M.Si., serta Gajah Mada Harding, S.S., M.Si. dari Pengurus FHI Sulawesi Selatan. Para tokoh masyarakat, atlet, dan panitia pelaksana juga hadir di lapangan sebagai bentuk dukungan atas suksesnya penyelenggaraan.
Camat Larompong Selatan, Herman Alias, dalam sambutannya menyoroti potensi luar biasa para atlet muda yang tampil pada ajang ini.

“Semoga anak-anak kita mendapat perhatian dan pembinaan yang terus berkelanjutan. Saya melihat mereka masih sangat muda dan memiliki potensi besar untuk berkembang,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan hingga babak penutupan.
Ketua Pengurus FHI Luwu, Dr. H. Sugiman Janon, mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan Pra Porprov—kegiatan yang tercatat sebagai yang pertama dilaksanakan di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Luwu.
“Ini adalah langkah awal yang sangat berarti untuk perkembangan hoki di Sulsel. Harapannya, olahraga ini dapat tumbuh lebih besar di masa depan. Kepada atlet Luwu, tetap semangat dan terus tingkatkan latihan,” pesannya.
Penutupan secara resmi dilakukan oleh Kadispora Luwu, Kasmuddin, S.IP., M.Si., mewakili Bupati Luwu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama pemerintah desa, camat, panitia, dan masyarakat Desa Temboe yang telah menjaga kegiatan tetap aman dan tertib.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sejak awal hingga akhir. Kami juga berterima kasih kepada FHI yang menunjuk Luwu sebagai tuan rumah. Jika tahun depan Luwu kembali dipercaya, kami berharap pelaksanaan bisa digelar di Belopa agar masyarakat lebih luas mengenal olahraga hoki,” tuturnya.
Kasmuddin juga mengucapkan selamat kepada 12 tim yang berhasil lolos untuk mengikuti Pra Porprov selanjutnya yang akan digelar di Kabupaten Wajo dan Bone pada tahun 2026. Setelah sambutan, ia menyerahkan hadiah kepada para pemenang sebagai penutup rangkaian acara.
Keberhasilan penyelenggaraan Pra Porprov ini tidak hanya memperkuat solidaritas antar daerah, tetapi juga membuka ruang baru bagi pembinaan atlet muda di Luwu. Energi yang terpancar dari wajah para atlet menjadi simbol bahwa olahraga hoki di Sulawesi Selatan siap melangkah ke level yang lebih tinggi. (Psh)






