KAB LUWU, TEROPONG SULSELJAYA. com, -Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kembali diperkuat melalui Gerakan Aktifkan Posyandu. Kali ini, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, menjadi lokasi sosialisasi Posyandu Era Baru yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas jangkauan layanan kesehatan ibu dan anak sekaligus meningkatkan kapasitas kader posyandu.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu H. Alimuddin Hasyam, SKM., M.Kes., Staf Kesmas St. Nurhidayah, SKM., M.Kes., Kepala Puskesmas Larompong Selatan BD Misliarna, S.ST., M.M., M.K.M., serta Kepala Desa Temboe Abd Azis Tajuddin, S.Pd bersama jajaran perangkat desa. Pendamping kader posyandu, A. Herati, turut terlibat aktif dalam kegiatan.
Dalam sambutannya, Alimuddin menegaskan pentingnya memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa sebagai fondasi pembangunan kesehatan masyarakat.

“Kesehatan ibu dan anak jadi prioritas kami. Kami mengajak warga rutin cek kesehatan, imunisasi, dan memantau tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disetujui oleh Nurhidayah yang menambahkan bahwa posyandu memegang peran vital dalam deteksi dini masalah gizi dan kesehatan.
Kajian kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa tindakan promotif dan preventif seperti imunisasi, pemantauan gizi, dan pemeriksaan kehamilan memiliki dampak signifikan dalam menurunkan risiko stunting, kematian ibu, dan kematian bayi. Hal inilah yang menjadi dasar ilmiah penguatan Posyandu Era Baru.
Pada sesi materi, Alimuddin dan Nurhidayah menjelaskan bahwa Posyandu Era Baru hadir sebagai bentuk modernisasi posyandu tradisional. Transformasi ini memungkinkan posyandu memberikan layanan yang lebih luas dan terintegrasi dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu:
Pendidikan
Kesehatan
Pekerjaan umum
Perumahan rakyat
Ketenteraman dan ketertiban umum (trantibumlinmas)

Bidang sosial
Pendekatan lintas sektor ini sejalan dengan prinsip community-based health services, yang dalam berbagai studi terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di tingkat desa.
Para peserta juga diperkenalkan dengan sistem lima meja, yang menjadi ciri khas Posyandu Era Baru dan berfungsi meningkatkan ketertiban pelayanan:
Meja pendaftaran
Meja penimbangan dan pengukuran
Meja pencatatan
Meja penyuluhan
Meja pelayanan kesehatan
Melalui sistem ini, warga mendapat akses layanan yang lebih cepat dan terukur, termasuk imunisasi, pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang, dan pelayanan KB.
Perwakilan Desa Temboe, Astry Rosyidah, A.Md.Keb, berharap sosialisasi ini dapat menjadi kegiatan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini membuat layanan posyandu semakin luas, modern, dan mampu meningkatkan kapasitas para kader,” ujarnya.
Para kader posyandu Desa Temboe juga memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurut mereka, adanya pelatihan dan sosialisasi membuat pemahaman mereka tentang fungsi posyandu semakin komprehensif.
“Dengan sosialisasi ini, warga semakin sadar pentingnya pemeriksaan rutin,” ujar salah satu kader.
Sosialisasi bertema Gerakan Aktifkan Posyandu ini menjadi langkah konkret memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa. Melalui kolaborasi antara dinas kesehatan, puskesmas, pemerintah desa, dan kader posyandu, Desa Temboe kini berada pada jalur transformasi menuju layanan kesehatan yang lebih modern, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Dengan penerapan Posyandu Era Baru, layanan kesehatan ibu dan anak diharapkan semakin optimal sehingga kualitas hidup masyarakat Desa Temboe terus meningkat.(aidil)







