Menu

Mode Gelap
Kantah Luwu Perkuat Integrasi Data NIB dan NOP, Dorong Data Pertanahan dan Perpajakan Semakin Terhubung Kantah Luwu Perkuat Pelaksanaan PTSL melalui Peninjauan Lapang di Tiga Desa Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat Percepat PTSL 2026, Panitia Ajudikasi Kantah Luwu Tinjau Lapang di Empat Desa Kantah Luwu Serahkan Sertipikat PTSL kepada Masyarakat Desa Cimpu Utara Sinkronisasi Data, Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Sepakati Pengintegrasian NIB dan NOP

Daerah

Gerakan Aktifkan Posyandu: Desa Temboe Masuki Era Baru Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

badge-check


					Gerakan Aktifkan Posyandu: Desa Temboe Masuki Era Baru Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Perbesar

KAB LUWU, TEROPONG SULSELJAYA. com, -Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kembali diperkuat melalui Gerakan Aktifkan Posyandu. Kali ini, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, menjadi lokasi sosialisasi Posyandu Era Baru yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas jangkauan layanan kesehatan ibu dan anak sekaligus meningkatkan kapasitas kader posyandu.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu H. Alimuddin Hasyam, SKM., M.Kes., Staf Kesmas St. Nurhidayah, SKM., M.Kes., Kepala Puskesmas Larompong Selatan BD Misliarna, S.ST., M.M., M.K.M., serta Kepala Desa Temboe Abd Azis Tajuddin, S.Pd bersama jajaran perangkat desa. Pendamping kader posyandu, A. Herati, turut terlibat aktif dalam kegiatan.

Dalam sambutannya, Alimuddin menegaskan pentingnya memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa sebagai fondasi pembangunan kesehatan masyarakat.

“Kesehatan ibu dan anak jadi prioritas kami. Kami mengajak warga rutin cek kesehatan, imunisasi, dan memantau tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disetujui oleh Nurhidayah yang menambahkan bahwa posyandu memegang peran vital dalam deteksi dini masalah gizi dan kesehatan.

Kajian kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa tindakan promotif dan preventif seperti imunisasi, pemantauan gizi, dan pemeriksaan kehamilan memiliki dampak signifikan dalam menurunkan risiko stunting, kematian ibu, dan kematian bayi. Hal inilah yang menjadi dasar ilmiah penguatan Posyandu Era Baru.

Pada sesi materi, Alimuddin dan Nurhidayah menjelaskan bahwa Posyandu Era Baru hadir sebagai bentuk modernisasi posyandu tradisional. Transformasi ini memungkinkan posyandu memberikan layanan yang lebih luas dan terintegrasi dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu:

Pendidikan

Kesehatan

Pekerjaan umum

Perumahan rakyat

Ketenteraman dan ketertiban umum (trantibumlinmas)

Bidang sosial

Pendekatan lintas sektor ini sejalan dengan prinsip community-based health services, yang dalam berbagai studi terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di tingkat desa.

Para peserta juga diperkenalkan dengan sistem lima meja, yang menjadi ciri khas Posyandu Era Baru dan berfungsi meningkatkan ketertiban pelayanan:

Meja pendaftaran

Meja penimbangan dan pengukuran

Meja pencatatan

Meja penyuluhan

Meja pelayanan kesehatan

Melalui sistem ini, warga mendapat akses layanan yang lebih cepat dan terukur, termasuk imunisasi, pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang, dan pelayanan KB.

Perwakilan Desa Temboe, Astry Rosyidah, A.Md.Keb, berharap sosialisasi ini dapat menjadi kegiatan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini membuat layanan posyandu semakin luas, modern, dan mampu meningkatkan kapasitas para kader,” ujarnya.

Para kader posyandu Desa Temboe juga memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurut mereka, adanya pelatihan dan sosialisasi membuat pemahaman mereka tentang fungsi posyandu semakin komprehensif.

“Dengan sosialisasi ini, warga semakin sadar pentingnya pemeriksaan rutin,” ujar salah satu kader.

Sosialisasi bertema Gerakan Aktifkan Posyandu ini menjadi langkah konkret memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa. Melalui kolaborasi antara dinas kesehatan, puskesmas, pemerintah desa, dan kader posyandu, Desa Temboe kini berada pada jalur transformasi menuju layanan kesehatan yang lebih modern, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dengan penerapan Posyandu Era Baru, layanan kesehatan ibu dan anak diharapkan semakin optimal sehingga kualitas hidup masyarakat Desa Temboe terus meningkat.(aidil)

Baca juga

Kantah Luwu Perkuat Integrasi Data NIB dan NOP, Dorong Data Pertanahan dan Perpajakan Semakin Terhubung

15 Agustus 2026 - 16:55 WITA

Kantah Luwu Perkuat Pelaksanaan PTSL melalui Peninjauan Lapang di Tiga Desa

15 Agustus 2026 - 16:51 WITA

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

15 Agustus 2026 - 16:47 WITA

Percepat PTSL 2026, Panitia Ajudikasi Kantah Luwu Tinjau Lapang di Empat Desa

15 Agustus 2026 - 09:28 WITA

Kantah Luwu Serahkan Sertipikat PTSL kepada Masyarakat Desa Cimpu Utara

15 Agustus 2026 - 09:23 WITA

Trending di Daerah