Menu

Mode Gelap
MUSKABLUB PBVSI Soppeng Tetapkan Syahrir SE sebagai Ketua Secara Aklamasi, Siap Bangun Era Baru Bola Voli Berprestasi 1.700 Rider Jelajahi Alam Luwu, Trail Bhayangkara Part 2 Dipadukan dengan Aksi Sosial Ratusan Rider Ramaikan One Day Trail Bhayangkara JEJAL Trabhara Part 2, Wabup Luwu Lepas Peserta Musdes Desa Cimpu Bentuk Tim Penyusun RKPDes 2027, Prioritaskan Infrastruktur Pertanian Pemdes Senga Selatan Gelar Musdes RKP Desa 2027 dan Rembuk Stunting, Susun Prioritas Pembangunan Respons Cepat Aduan Masyarakat, Kantah Luwu Lakukan Penanganan Sengketa Tanah di Desa Tampumia

Pendidikan

Kejari Luwu Sosialisasikan Pencegahan Bullying Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

badge-check


					Kejari Luwu Sosialisasikan Pencegahan Bullying Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMK Negeri 2 Luwu, Rabu (7/1/2026), sebagai upaya pencegahan aksi kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Seksi Intelijen Kejari Luwu, A. Ardiaman, S.H., M.H., sebagai narasumber utama. Sosialisasi diikuti oleh sekitar 60 siswa dan siswi SMKN 2 Luwu, serta turut dihadiri Kepala Sekolah SMKN 2 Luwu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Wilayah XI, Kasubsi II Intelijen, dan Kasi SMP Cabang Dinas Pendidikan Sulsel Wilayah XI.

Dalam pemaparannya, A. Ardiaman menekankan pentingnya pemahaman hukum sejak dini guna mencegah terjadinya tindakan kekerasan, tawuran, dan perilaku menyimpang lainnya di kalangan pelajar. Ia mengajak para siswa untuk menjauhi praktik bullying dan memahami dampak hukum yang dapat ditimbulkan dari setiap perbuatan melanggar hukum.

Kegiatan sosialisasi ini juga dirangkaikan dengan peresmian Gedung Ruang Praktik Siswa Teknik Alat Berat yang merupakan bagian dari Program Revitalisasi Sarana Pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter siswa yang berdisiplin dan taat hukum.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sulsel Wilayah XI dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan Kejaksaan dalam kegiatan pendidikan merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda, khususnya dalam membekali siswa dengan pengetahuan hukum agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif mendengarkan penjelasan terkait langkah-langkah pencegahan kekerasan serta konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat tindakan melanggar hukum.

Melalui program Jaksa Masuk Sekolah dengan tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”, Kejaksaan Negeri Luwu berharap dapat menekan angka kriminalitas, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur, serta mencegah kenakalan remaja di wilayah Kabupaten Luwu.

Ke depan, Kejari Luwu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan penyuluhan dan penerangan hukum secara berkelanjutan kepada pelajar di Kabupaten Luwu.

Baca juga

10 Santri Ma’had Tahfizhul Qur’an Habiburrahman Luwu Resmi Diwisuda sebagai Hafiz 30 Juz

12 Juli 2026 - 23:19 WITA

Bupati Luwu Terima 55 Mahasiswa KKN Unhas, Tekankan Program Pengabdian Tepat Sasaran

4 Juli 2026 - 00:07 WITA

Buka PORSENI SD 2026, Bupati Luwu: Sekolah Ramah Anak Tumbuh dari Budaya Ekstrakurikuler

15 Juni 2026 - 16:53 WITA

978 Santri Ikuti Khotmul Qur’an Metode Ummi di Luwu, Pemkab: Bangun Generasi Berakhlak Qurani

7 Juni 2026 - 22:22 WITA

Wabup Luwu Resmikan Gedung Pendidikan Hidayatullah Bosso, Wisuda Tahfidz Jadi Momentum Lahirnya Generasi Qur’ani

9 Maret 2026 - 09:43 WITA

Trending di Pendidikan