Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Luwu Buka Peluang Usulan Bantuan Pertanian dan Perikanan saat Temui Warga Bua Bupati Luwu Beri Peringatan Tegas kepada 33 Pejabat yang Baru Dilantik Mahasiswa Semester 1 Ditemukan Meninggal Dirumahnya di Pabbaresseng Bua Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Ajak Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri, Hindari Jasa Calo Transparansi PTSL : 14 Hari Masa Pengumuman PTSL, Masyarakat Diminta Cermati Data Tanah Dari Pegunungan Latimojong ke Polda Metro Jaya, Jejak Pengabdian Irjen Adex Yudiswan

Sulsel

LELAKI PARU BAYA DI TEMUKAN GANTUNG DIRI DI LANTAI DUA RUMAHNYA SENDRI

badge-check


					LELAKI PARU BAYA DI TEMUKAN GANTUNG DIRI DI LANTAI DUA RUMAHNYA SENDRI Perbesar

Pada hari Kamis tanggal 07 Februari 2019 pukul 15.20 wita bertempat di jl. Mungkasa Kel. Salekoe Kec. Wara Kota Palopo telah ditemukan sesosok mayat laki-laki dalam keadaan tergantung di samping kamar mandi dengan menggunakan seutas tali nilon berwarna kuning dan Kabel Warna biru.

Adapun identitas mayat laki-laki tersebut :

Nama : Muh. Askari. A

Umur : 48 tahun

Pekerjaan : Wiraswasta

Alamat : Jl. Andi Yani No. 148 Kel. Pacongang Kec. Paleteang Kab. Pinrang.

Berdasarkan keterangan Sdri. Haslinda, Umur 18 tahun, pekerjaan Karyawan rumah makan eltisa, Alamat Desa Tampumea Kec. Bua Ponrang Kab. Luwu. Adapun keterangan yakni berawal ketika ada seseorang yang datang mencari korban kemuadian saksi naik ke lantai dua rumah(ruko) memanggil korban, akan tetapi saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di samping kamar mandi, setelah itu saksi langsung lari ke lantai bawah memberitahukan kepada karyawan lainnya bahwa bapak sudah meninggal kemudian karyawan berlarian naik keatas untuk melihat korban kemudian masyarakat sekitar melarang para karyawan tersebut untuk melakukan sesuatu sebelum ada pihak kepolisian yang melakukan penanganan.

Menurut keterangan Istri Korban sdri Rahayu,umur 43 tahun Pek PNS Pemkot alamat Jl.Mungkasa (Rm.Eltysah) Kec.Wara Kota Palopo bahwa Ia dengan Korban ada masalah rumah tangga di mana korban sering Cek-cok dengan Istrinya sehingga istrinya sudah 1 (satu) minggu pulang ke rumah orang tuanya di Perumnas Jl.Rajawali.

– Setelah di lakukan pemeriksaan oleh Dokter Herman terhadap korban tidak di ketemukan adanya tanda – tanda kekerasan (Penganiayaan)

– Korban di bawah ke Rs.Rampoang atas Permintaan Istrinya (Rahayu) (NUN)

Baca juga

Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Dorong Tertib Pengelolaan Aset Pemerintah melalui Sosialisasi INTIP

7 September 2026 - 13:48 WITA

Kementerian Agraria dan Tata HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan

19 Agustus 2026 - 14:13 WITA

54 Ribu Ibu Hamil di Sulsel Ikuti Gerakan Minum MMS, Ketua TP PKK Luwu Hadiri Pencanangan

9 Juli 2026 - 21:57 WITA

Kantah Luwu Hadiri Sidang Perkara di PTUN Makassar sebagai Bentuk Komitmen Penegakan Hukum Pertanahan*

3 Juni 2026 - 20:05 WITA

Pemkab Luwu Bersinergi Program ELEVATE dan CORE untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

20 Mei 2026 - 19:12 WITA

Trending di Pemerintahan