Menu

Mode Gelap
Inspektorat Wilayah III Laksanakan Audit Kinerja Berbasis Risiko di Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan HUT Desa Tana Rigella ke-28, Momentum Satukan Perbedaan dan Perkuat Silaturahmi Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan

Daerah

Tingkatkan Pengeloaan PAUD, Bunda PAUD Luwu Studi Tiru di Bandung

badge-check


					Tingkatkan Pengeloaan PAUD, Bunda PAUD Luwu Studi Tiru di Bandung Perbesar

BANDUNG, -TEROPONGSULSELJAYA.Com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemerintah Kabupaten Luwu, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memboyong Kepala Sekolah TK, Pengurus Pokja PAUD dan Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Luwu mengikuti workshop dan studi tiru pengelolaan PAUD di Kota Bandung.

Di dampingi Bunda PAUD Kabupaten Luwu, DR. Hj. Hayarna Hakim, SH., M.Si dan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Luwu, Drs. Hasbullah Bin Mush peserta menerima materi workshop pada Kamis, (16/03/2023) yang dibawakan oleh Widya Suara Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat, Dr. Ratnawati Muniningrum, M.Pd dengan judul Implementasi Kurikulum Merdeka bagi PAUD Menuju Era Digital 5.0.

Selanjutnya pada hari kedua, Jum’at (17/03/2023) rombongan melakukan kunjungan studi tiru di TK Bunda Ganesha yang merupakan TK Penggerak Percontohan binaan Institut Teknologi Bandung dan telah menerapkan kurikulum merdeka.

Hasbullah Bin Mush menjelaskan kegiatan yang diikuti 50 orang perserta tersebut dimaksudkan untuk dapat mengadopsi hal baik terkait tata kelola PAUD dalam penerapan kurikulum merdeka.

“Kurikulum merdeka ini tidak serta merta dapat diterapkan disekolah, perlu pemahaman yang memadai dan dukungan dari berbagai elemen,” jelas Hasbullah.

“Kami juga hadirkan Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Luwu ini untuk membangun kolaborasi dan pemahaman bersama dalam penerapan kurikulum merdeka,” imbuhnya.

Sementara itu, Hj. Hayarna Hakim terus mendorong kesadaran dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam menghadirkan layanan PAUD berkualitas. Sebab mengingat besarnya tantangan yang dihadapi, pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak.

“Kehadiran Bunda PAUD adalah untuk membantu pemerintah. Sehingga kita harus memahami secara tuntas apa yang menjadi tugas kita dan kegiatan seperti ini sangat kita butuhkan,” ungkap Hayarna.(*)

Baca juga

Inspektorat Wilayah III Laksanakan Audit Kinerja Berbasis Risiko di Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu

18 September 2026 - 18:15 WITA

HUT Desa Tana Rigella ke-28, Momentum Satukan Perbedaan dan Perkuat Silaturahmi

16 September 2026 - 19:39 WITA

Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

14 September 2026 - 14:27 WITA

Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi

12 September 2026 - 21:23 WITA

Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Administrasi Dan Yuridis Pertanahan

11 September 2026 - 20:54 WITA

Trending di Daerah