KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com,— Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu mengikuti rapat koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan fitur baru serta mengoptimalkan pengisian konten pada website kementerian, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu diwakili oleh Bachtiar Rachaman. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pegawai terhadap pengembangan dan pemanfaatan website sebagai salah satu sarana penyampaian informasi publik di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Website resmi memiliki peran penting dalam mendukung keterbukaan informasi, publikasi kegiatan, serta penyampaian informasi mengenai program dan layanan pertanahan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan konten yang informatif, aktual, dan mudah dipahami menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik instansi pemerintah.

Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan dengan fitur-fitur baru yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan website. Selain itu, optimalisasi pengisian konten menjadi perhatian agar informasi yang ditampilkan pada website pusat dan daerah dapat dikelola secara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas dalam pengelolaan informasi digital, khususnya dalam mendukung publikasi kegiatan, program strategis, serta informasi pelayanan pertanahan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan website secara optimal diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi resmi dengan lebih mudah, sekaligus memperluas jangkauan publikasi kegiatan Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu. Informasi yang disampaikan secara konsisten dan tepat juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang transparan antara instansi pemerintah dan masyarakat.
Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan optimalisasi sarana komunikasi digital, diharapkan penyampaian informasi pertanahan dapat semakin efektif, modern, dan mudah diakses oleh masyarakat.
***hkpl/kty***







