Menu

Mode Gelap
Larangan Meliput dan Perampasan HP Wartawan di Jeneponto, IWO Sulsel : Pelaku Terancam Penjara 2 Tahun 142.870 Anak di Luwu, Bunda Forum Anak Dorong Duta Anak Jadi Jembatan Aspirasi ke Pemda Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan, Kantah Luwu Hadiri Rapat Koordinasi Pengembangan NIB, NOP, dan Zona Nilai Tanah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Panitia Ajudikasi, Satgas, dan Masyarakat Pengumpul Data Fisik PTSL Tahun 2026 Perkuat Sinergi Antarinstansi, KPKNL Palopo Kunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Bahas Sertipikasi dan Pengelolaan BMN Kantah Luwu Hadiri Rapat Koordinasi Pemutakhiran KBLI RDTR Kawasan Perkotaan Belopa, Perkuat Sinergi Penataan

Kriminal

Waduh, Pedagang dipukuli Oknum Satpol PP di Perbatasan Gorontalo-Buol

badge-check


					Waduh, Pedagang dipukuli Oknum Satpol PP di Perbatasan Gorontalo-Buol Perbesar

TEROPONGSULSELJAYA.com,GORONTALO – Insiden pemukulan terjadi di wilayah perbatasan Gorontalo-Sulaweisi Tengah (Sulteng), atau tepatnya di batas Kebupaten Gorontalo Utara, Kecamatan Tolingula, dan Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, pada Rabu (15/4/2020). Di mana aksi pemukulan itu diduga dilakukan oleh oknum Satpol PP kepada seorang pedagang yang sedang melintas.

Kejadian pemukulan ini sempat divideokan oleh warga sekitar, dan viral di media sosial.

Abdi Wijaya, pria yang berprofesi sebagai pedagang rempah-rempah ini menjadi korban pemukulan yang diduga oknum anggota Satpol PP Kabupaen Buol saat melintas di pos perbatasan Paleleh- Tolinggula.

Kepada awak media,pria yang sering berjualan rempah-rempah di wilayah Gorontalo-Buol ini saat itu hendak menuju Buol dari Gorontalo.

“Saya dari Gorontalo bawa rempah-rempah untuk dijual di Buol,” kata Abdiwijaya melalui sambungan telepon.

Saat melintas di pos perbatasan, dirinya berhentik tepat di pos perbatasan.

“Saat diberhentikan di perbatasan, saya langsung berhenti. Saat saya meminta untuk lewat, Babinsa yang bertemu saya mengatakan bahwa saya belum bisa lewat, dan itu saya ikuti,” ujarnya.

Beberapa menit kemudian, lanjut dia, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ikut menjaga perbatasan mengizinkan sejumlah mobil pengangkut ikan untuk masuk ke Buol.

Saat itu, Abdi mengaku protes, karena rempah-rempah yang ia bawa juga barang yang cepat busuk. Ia kemudian meminta kepada petugas untuk bisa diizinkan lewat.

“Melihat itu saya minta untuk lewat. Saat itu Babinsa mengizinkan untuk saya lewat,” lanjutnya.

Namun, saat hendak lewat, ia dihadang oleh sejumlah aparat Satpol PP.

“Pak Babinsa izinkan saya lewat, Satpol PP malah jatuhkan palang (portal) pas di atas mobil saya. Saya langsung turun dari mobil dan menanyakan apa alasan Satpol PP itu menjatuhkan palang ke mobil saya,” tuturnya.

Mirisnya, saat ia hendak bertanya, salah seorang oknum Satpol PP kemudian langsung menarik dan memiting lehernya. Saat ia mencoba membela diri, oknum Satpol PP itu malah langsung memukulnya.

“Mereka pukul juga. Saat pemukulan tersebut, situasi mulai panas. Saya langsung lari ke pos penjagaan dengan tujuan untuk bercerita baik-baik,” ungkapnya.

Tapi, belum juga sampai ke Pos penjagaan, dirinya langsung dipukul lagi oleh satu oknum Satpol PP hingga terpental dan terluka.

“Saya lari ke pos. Belum sampai di pos, saya langsung dipukuli oleh oknum Satpol PP lagi, saya sampai luka,” kata dia.

Abdiwijaya mengaku, tidak melakukan perlawanan saat dipukul. Bahkan, rempah-rempah yang dibawanya, dibuang di jalanan dan langsung menuju Polsek Paleleh untuk meminta pengamanan.

“Saya langsung menuju ke Polsek Paleleh. Semua badan sakit semua karena insiden itu. Mereka membatasi orang lewat, sementara yang lain mereka izinkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Polsek Paleleh, Iptu Hendrik membenarkan adanya insiden pemukulan itu. “Saat ini masalah itu sudah diurus ke Polsek Paleleh, sudah proses pembuatan laporan,” kata Hendrik.

Dia menjelaskan, korban juga sudah berada di Polsek Paleleh bersama terduga pelaku yang merupakan anggota Satpol PP Buol.

“Kita akan tangani dulu, kita akan cari tahu jalan ceritanya bagaimana, nanti ketika ada perkembangan, saya sampaikan lagi,” tutupnya.

Sumber : Kronologi.id

Baca juga

Resmob Polres Luwu Bongkar Sindikat Curi Kabel Tower PLN, 5 Pelaku Diamankan

31 Mei 2026 - 09:11 WITA

Menang Jadi Arang, Kalah Jadi Abu: Pemuda Luwu Pilih Damai

28 Mei 2026 - 19:55 WITA

Insiden Berdarah di Bantaeng, Ketua IWO Diduga Diserang Parang oleh Tetangga

24 Mei 2026 - 23:39 WITA

Nyaris Bentrok! Patroli Gabungan Gagalkan Tawuran di Bua, 19 Pemuda Diamankan, Puluhan Sajam Disita

6 Mei 2026 - 14:20 WITA

Berdarah di Dini Hari: Tawuran Maut di Walenrang Luwu Tewaskan 1 Pemuda, 3 Lainnya Luka Tembak dan Busur

5 April 2026 - 16:58 WITA

Trending di Kriminal