Menu ✖

Mode Gelap
Penguatan Tata Kelola Tiga Lembaga Jadi Agenda Rakor Nasional, Ketua Dekranasda Luwu Hadir di Bali Sekda Luwu: Santri Harus Melek Teknologi Tanpa Tinggalkan Akhlak Kantah Luwu Terima Kunjungan Tim Penyusun RDTR Kecamatan Bua, Perkuat Koordinasi Penataan Ruang Kantah Luwu Bahas Pengusulan Tanah Ulayat bersama Lembaga Adat To’ Bua Kantah Luwu Gelar Rapat Koordinasi LSD Dan LP2B, Dorong Kejelasan Pemanfaatan Lahan Sekda Luwu Tekankan Evaluasi Berbasis Data, Rakor Pembangunan se-Sulsel Bahas Capaian dan Kendala Daerah

Kriminal

Demi Keamanan Warga, Pos Pengamanan Terpadu Bua Diharapkan Segera Difungsikan

badge-check


					Demi Keamanan Warga, Pos Pengamanan Terpadu Bua Diharapkan Segera Difungsikan Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, – Warga Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, berharap Pos Pengamanan Terpadu yang saat ini masih dalam proses penyelesaian dapat segera dirampungkan dan difungsikan.

Harapan tersebut semakin menguat menyusul terjadinya beberapa aksi tawuran antarwarga dalam beberapa hari terakhir yang membuat masyarakat merasa resah dan khawatir terhadap keamanan lingkungan.

Dalam sejumlah kejadian tersebut, warga menyebut terdapat beberapa korban yang terkena panah jenis busur. Bahkan, sebuah sepeda motor juga dilaporkan menjadi korban pembakaran oleh massa yang terlibat dalam aksi tawuran.

Meski sejumlah orang yang diduga terlibat telah diamankan oleh aparat di Polsek Bua maupun Polres Luwu, namun berdasarkan informasi dari masyarakat, aksi tawuran masih kembali terjadi.

Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan efektivitas pengamanan di wilayah tersebut dan berharap adanya langkah lebih cepat serta preventif dari aparat keamanan.

Salah seorang warga, Ichal, mengatakan masyarakat sangat berharap Pos Pengamanan Terpadu tersebut segera dapat digunakan, terlebih dengan kondisi keamanan yang belakangan ini dinilai cukup mengkhawatirkan.

“Kami berharap pos itu segera rampung dan difungsikan. Kalau bisa segera ditempati aparat, khususnya personel Brimob, supaya masyarakat merasa lebih aman. Jangan sampai menunggu ada korban lagi baru dilakukan langkah yang lebih serius,” ujar Ichal.

Menurutnya, keberadaan personel di Pos Pengamanan Terpadu diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi langkah pencegahan agar aksi tawuran tidak terus berulang.

Sementara itu, Ketua IWO Luwu Raya, Jumardi, turut meminta agar pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut.

Jumardi menilai keberadaan Pos Pengamanan Terpadu harus segera dimanfaatkan apabila fasilitasnya telah memungkinkan untuk digunakan. Menurutnya, pos tersebut dapat menjadi salah satu titik strategis dalam menjaga keamanan dan memberikan respons cepat terhadap gangguan kamtibmas.

“Kita tentu sangat prihatin dengan adanya tawuran yang sampai menimbulkan korban terkena busur bahkan adanya kendaraan yang dibakar. Jangan sampai persoalan ini terus berulang dan akhirnya menimbulkan korban yang lebih besar,” kata Jumardi.»

Ia berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah yang dianggap rawan, sembari mendorong agar Pos Pengamanan Terpadu segera diselesaikan dan difungsikan.

“Kalau memang personel Brimob akan ditempatkan di sana, tentu masyarakat sangat mengharapkan hal itu segera direalisasikan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan agar tawuran tidak terjadi lagi,” jelasnya.»

Jumardi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan penanganan setiap persoalan kepada aparat yang berwenang.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Masyarakat jangan mudah terpancing provokasi. Yang terpenting sekarang bagaimana menciptakan situasi Bua yang aman dan kondusif,” tutupnya.

Warga Kecamatan Bua berharap Pos Pengamanan Terpadu tersebut tidak hanya menjadi bangunan yang selesai secara fisik, tetapi benar-benar dapat segera difungsikan sebagai pusat pengamanan dan pelayanan masyarakat.

Masyarakat berharap kehadiran aparat secara rutin di lokasi dapat memberikan rasa aman serta mencegah terulangnya aksi tawuran yang berpotensi menimbulkan korban lebih besar.

Pewarta: Harun
Editor: Redaksi
Sumber: Teropongsulseljaya. com

Baca juga

Sengketa Tanah hingga Pengeroyokan di Lutra, Arlan Selamat dari Maut, Yusril Meregang Nyawa

13 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Mahasiswa Semester 1 Ditemukan Meninggal Dirumahnya di Pabbaresseng Bua

7 Oktober 2026 - 22:57 WITA

Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan

12 September 2026 - 13:51 WITA

Kabur Tinggalkan Motor, Terduga Pengedar Sabu Ditangkap Satresnarkoba Polres Luwu

12 Agustus 2026 - 19:45 WITA

Resmob Polres Luwu Bongkar Sindikat Curi Kabel Tower PLN, 5 Pelaku Diamankan

31 Mei 2026 - 09:11 WITA

Trending di Kriminal