KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com – Bupati Luwu, H. Patahudding, melantik dan mengambil sumpah 16 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024, menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan kepada 108 kepala sekolah, mengukuhkan Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu Periode 2024–2029, serta menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ratusan aparatur sipil negara (ASN), dalam acara yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara.Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Pabung Luwu CBA Sudirman, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 16 PNS Formasi Tahun 2024 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Pemerintah Kabupaten Luwu juga menyerahkan SK penugasan kepada 108 guru yang mendapat amanah sebagai kepala sekolah pada UPT Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selain itu, 364 ASN menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya yang terdiri atas 27 ASN dengan masa pengabdian 30 tahun, 66 ASN masa pengabdian 20 tahun, dan 271 ASN masa pengabdian 10 tahun.
Pada acara yang sama, Bupati Luwu mengukuhkan tujuh anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu Periode 2024–2029 yang berasal dari unsur tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dalam susunan tersebut, Bahar Sukkara ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati H. Patahudding mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar menjalankan tugas sesuai ketentuan serta menjaga integritas sebagai aparatur sipil negara.
“Kalau sudah tidak digaji lagi, itu namanya mengabdi. Tetapi selama masih menerima gaji, maka kita harus benar-benar menjalankan tanggung jawab dan amanah yang diberikan,” kata Patahudding.
Kepada para kepala sekolah yang menerima penugasan, Bupati meminta agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab tanpa mengabaikan tugas sebagai tenaga pendidik.
“Sekolah itu bagus tergantung dari pimpinannya. Karena itu, kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin sekaligus pendidik yang memberikan teladan bagi guru dan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia juga menyinggung visi pembangunan Kabupaten Luwu yang menempatkan penguatan karakter sebagai salah satu fokus pembangunan daerah, termasuk melalui sektor pendidikan.
Menurutnya, pembentukan karakter peserta didik tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari peran sekolah melalui proses pendidikan.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Tujuan kita adalah menyejahterakan masyarakat. Mari kita bersinergi melaksanakan tugas dan pengabdian untuk masyarakat Kabupaten Luwu,” tutupnya.
Pewarta: Aidil Ikrar
Sumber: Humas Kominfo Kabupaten Luwu
Editor :Redaksi Teropongsulseljaya








