KAB LUWU,TEROPONGSULSELJAYA.com.
-Rabu (8/7/2020) Dilaksanakan di Aula Kantor Camat,Kel Sakti,Kec Bua,Kab Luwu mediasi permasalahan pelayanan air bersih, terkait aksi spontanitas warga Desa Lengkong,Kecamatan Bua,Kab Luwu Kamis (02/07) yang lalu, terhadap petugas PDAM yang bertugas di Kantor Cab PDAM Kec Bua di Desa Tanarigella.

Permasalahan tersebut adalah penutupan saluran air bersih ke desa lengkong mengakibatkan tidak dapat menyuplai air bersih selama lebih kurang 1 bulan terhadap warga desa.
“Penyuplaian air bersih tidak bisa direalisasikan, disebabkan pipa air yang menuju ke desa lengkong dalam kondisi rusak dan adanya dugaan pembayaran bil air warga lengkong yang tertunggak. Karena itu, pemerintah Kecamatan Bua dan pihak PDAM menghadirkan warga untuk mendapatkan solusi dari institusi teknis terhadap permasalahan,” kata Andi Palanggi selaku Camat Bua kepada media teropongsulseljaya.com, yang hadir pada mediasi tersebut.
Saat rapat,kepala desa lengkong Desi Patantan mewakili warganya menyampaikan kepada Pihak PDAM Kab Luwu bahwa pihaknya sangat menyayangkan,”kenapa dilakukan penutupan tanpa ada koordinasi baik lisan maupun tulisan ke kami selaku pemerintah setempat, kemudian air yang selama ini kami harapkan berjalan dengan baik karena daerah kamilah tempat penampungan dan sumber pengambilan air untuk warga kecamatan bua,kenapa air kami tidak lancar,bahkan ada kejadian warga saya buka kerang meteran,meteran berjalan tapi tidak ada air yang mengalir yang kedengaran hanya bunyi pokpok”.ujarnya.

Usbir salah satu warga ikut menyampaikan dalam rapat,dugaan adanya kesalahan tekhnis dalam pendataan yang mana ada warga yang namanya tercatat dalam senarai warga yang menunggak tetapi warga tersebut tidak memiliki meteran air.
Hasil mediasi yang didapatkan antara lain :
Pihak PDAM akan meninjau kembali pengaturan jadwal pelayanan air bersih dan melakukan pengawasan terhadap petugas PDAM sebagai penanggung jawab pelayanan pelanggan di Desa Lengkong, sehingga pelayanan dapat maksimal.
Pihak PDAM kembali membuka penutupan air yang mengalir ke desa Lengkong.
Pihak PDAM dalam waktu dekat akan memperbaiki pipa yang rusak sehingga pelayanan air bersih segera terealisasi dan juga akan bantu mencari solusi tentang tunggakan bil air warga desa lengkong yang mencapai kurang lebih rp500juta.
Pihak PDAM kembali mengundang perwakilan warga pada hari senin 13/7/2020 untuk membahas persoalan ini karena apa yang warga sampaikan hari ini akan kami bicarakan dengan atasan kami.
Hadir dalam kegiatan yaitu, Dirut PDAM Syaharuddin, Camat Bua Andi Palanggi,Iptu Hasdin Kapolsek Bua, Perwakilan warga dan Staf PDAM.
Laporan : Alfan






