Menu

Mode Gelap
Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027

Kriminal

Pelaku Pembacokan Istri dan Mertua di Tembak Mati di Makassar

badge-check


					Pelaku Pembacokan Istri dan Mertua di Tembak Mati di Makassar Perbesar

MAKASSAR,TEROPONGSULSELJAYA.Com.
– Pihak kepolisian terpaksa menembak mati pelaku pembacokan istri dan mertuanya, setelah menebas anggota personel Resmob Polsek Panakukkang di tempat persembunyian di Jalan Pampang 2, gang 4, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 23 Oktober 2020.

Saat akan ditangkap pelaku tiba-tiba menyerang polisi menggunakan parang hingga melukai Bripka Sulkadri di bagian wajah dan kakinya.

Pelaku kami berikan tindakan tegas terukur, karena pelaku ini menebas salah satu anggota kepolisian.

ADVERTISEMENT

Pihak kepolisian terpaksa menembak mati pelaku pembacokan yang diketahui yang merupakan seorang residivis dalam kasus pembunuhan yang baru saja keluar dari penjara.

“Pelaku kami berikan tindakan tegas terukur, karena pelaku ini menebas salah satu anggota kepolisian saat akan ditangkap,” kata Kapolsek Panakukkang, Kompol Jamal Fakhtur Rahman kepada Tagar di lokasi kejadian.

Bripka Sulkadri kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, lantaran mengalami luka tebasan parang di bagian wajah dan kakinya.

Hingga saat ini, pihak kepolisan masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Sebelumnya, seorang suami di Makassar, Sulawesi Selatan, nekat membacok istri dan mertuanya hingga berlumuran darah.

Akibatnya, ketiga korban yang diketahui bernama, Alimuddin, 62 tahun, Salma, 60 tahun dan Selfi, 30 tahun mengalami sejumlah luka tebas sekujur tubuhnya sehingga dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kejadian nahas itu, bermula ketika suami Selfi yang bernama, Syafruddin Daeng Lewa mendatangi kediaman mertuanya di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, sempat mencari istrinya. Namun, dihalangi oleh mertuanya dengan ditutupkan rumah.

Kemudian pelaku masuk dari pintu samping dan langsung menebas ketiga korban dengan menggunakan senjata tajam jenis parang yang sudah di bawa saat mendatangi rumah korban.

Menurut keterangan saksi saudarii. Hj. Marlina 40 tahun pekerjaan Ketua RT 03 RW 08 Kel. Karuwisis Utara Kec. Panakkukang, koraban Selvi adalah istri pelaku sedangkan korban sdr. Alimuddin dan sdri. Salmah adalah mertua pelaku.
Diduga motif pelaku menebas korbannya di karenakan kecemburuan, karena selama pelaku di tahan di lembaga Pemasyarakan Gunung Sari dengan kasus pembunuhan di Jene’ponto, korban Selvi pernah meminta cerai terhadap pelaku dan tidak pernah menjenguk pelaku.

Sehingga setelah pelaku bebas dari tahanan sekitar satu bulan yang lalu, pelaku mencurigai kalau istrinya sdri. Selvi menjalin hubungan asmarah dengan laki2 lain sehingga pelaku menghabisi nyawa istrinya. (*Ahf)

Baca juga

Berdarah di Dini Hari: Tawuran Maut di Walenrang Luwu Tewaskan 1 Pemuda, 3 Lainnya Luka Tembak dan Busur

5 April 2026 - 16:58 WITA

Pelaku Pencurian Berujung Maut di Luwu Ditangkap Saat Bersembunyi di Rumah Rekan

3 Maret 2026 - 18:41 WITA

Tim Gabungan Polres Luwu Ungkap Tindak Pidana Pengerusakan Rumah Kades di Wilayah Kecamatan Bua

2 Februari 2026 - 09:10 WITA

Pencuri Cengkeh Tertangkap Basah di Lingkungan Biru, Larompong – Diamankan Warga di Jalan Trans Sulawesi.

3 Oktober 2025 - 20:52 WITA

Pertikaian Berujung Maut, Kakak Tewas Ditikam Adik di Ponrang Selatan

27 September 2025 - 12:43 WITA

Trending di Kriminal