ENREKANG,- TEROPONGSULSELJAYA.Com,- Kelangkaan Pupuk Urea serta mahalnya Pupuk Non Subsidi, membuat petani Bawang Merah harus mencari alternatif lain untuk tetap menjaga kesuburan tanaman bawangnya, Desa Tangru, Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang, Kamis (17/12/2020).
Kelangkaan pupuk urea dan pupuk non subsidi petani bawang merah di Desa Tangru beralih, menggunakan pupuk organik (alami). “Pupuk organik sangat membantu kami dalam pemenuhan unsur hara tanah karena sifatnya yang alami serta harga yang relatif murah,” Kata Papa Gesa.


“Pupuk yang kami gunakan berasal dari Bontonompo, Kabupaten Gowa, sudah dua Tahun kami menggunakan pupuk Biopore dan hasilnya Alhamdulillah sangat memuaskan dengan tingkat pertumbuhan hasil tanaman cukup signifikan,” tegas Papa Gesa.
Di hubungi Via WhatsApp Iksan Aji Pratomo selaku Direktur Biopore mengatakan, Pupuk Biopore ini sebenarnya sudah berdiri sejak Tahun 2017 silam, pupuk ini sudah menyebar dan digunakan di berbagai daerah, baik untuk tanaman padi atau holtikultura. Kami juga sering kali melakukan pendampingan petani serta mengedukasi tata cara yang efektif dalam menggunakan pupuk Biopore ini, tutup pemuda yang aktif Di Pemuda Tani HKTI DPK Gowa.
Reporter: dyroen






