BALIKPAPAN, -TEROPONGSULSELJAYA.Com- Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Bidang P2P Seksi P2PM Menggelar Kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi dalam Pelaksanaan Investigasi Kontak ( Contact Tracing) TBC Pada Hari Kamis – Jumat, 27 – 28 Mei 2021 di Hotel Garden Tulip Balikpapan.
Kegiatan ini Dihadiri Langsung Oleh Ketua Tim Penggerak PKK ( Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi Kalimantan Timur ” Hj. Norbaiti Isran Noor ” , didampingi beberapa ketua TP. PKK Kab/Kota, diantaranya Ketua TP. PKK Paser, Kutai Timur dan Berau. Kemudian Turut hadir Kepala Bidang P2P ” Setyo Budi Basuki ” , Kepala Seksi P2PM ” dr.Ronny Setiawati” Dan beberapa Staf Seksi P2PM lainnya.


Peserta yang hadir sebanyak 30 orang dari Kab/Kota se Kalimantan Timur. Dan Kegiatan Ini dibuka oleh Ibu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim ” dr. Hj. Padilah Mante Runa ” Melalui Zoom Meeting.
Menurut Ketua TP. PKK Prov Kalimantan Timur ” Hj. Norbaiti Isran Noor ” Dalam sambutannya bahwa PKK mempunyai Anggota dan Kader dan Peran TP PKK terhadap pencegahan TBC yakni Keterlibatan Kader PKK yang selama ini dibimbing dan di bina oleh TP PKK dalam rangka Pencegahan dan penanggulangan TBC akan efektif. Terlebih lagi kader PKK tersebar luas dan merata seluruh plosok di Kaltim, karenanya kader PKK bisa memiliki peran untuk mendata kelompok sasarannya baik masyarakat ataupun individu yang terindikasi TBC.

Disisi lain Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim ” dr. Hj. Padilah Mante Runa ” Melalui Zoom Meeting Mengatakan bahwa Capaian Temuan kasus TBC di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 baru mencapai 30% masih dibawah target Nasional sebesar 86% dengan estimasi kasus sebesar 14.459 capaian ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019 yang telah mencapai 54%.Hal ini sebagian besar dikarenakan banyaknya kegiatan upaya dalam penemuan kasus yg tidak dapat dilaksanakan karena penerapan protokol kesehatan akibat pandemi Covid19.
Melalui pertemuan ini saya berharap akan adanya upaya bersama yang sinergis guna meningkatkan capaian program khususnya TBC di Kalimantan Timur dimasa pandemi Covid19 serta membangun kerjasama dalam ekselerasi menuju eliminasi TBC di Tahun 2030 yang sejalan dengan rencana aksi Nasional. Lanjut ” dr.Hj. Padilah ” ( *Ahf)






