Menu

Mode Gelap
Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia Kementerian Agraria dan Tata HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP Upacara HUT ke-81 RI di Belopa, Kantah Luwu Hadir Bersama Unsur Pemerintahan Kabupaten Luwu Upacara HUT ke-81 RI, Kantah Luwu Teguhkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Estafet Pengabdian Berlanjut, Kantah Luwu Gelar Pisah Sambut Pejabat

Ekonomi

Tambak Terripang Panen, Dinas Kelautan Gandeng Kelompok Nelayan

badge-check


					Tambak Terripang Panen, Dinas Kelautan Gandeng Kelompok Nelayan Perbesar

Teropongsulseljaya.com , Fakfak – Kelompok nelayan budidaya tambak teripang beranggotakan 13 orang di Kampung Sisir, Disrik Kokas, Kabupaten Fakfak akrab dengan sebutan “Armipan” mendapat pendampingan dari Dinas Perikanan Kabupaten Fakfak untuk menargetkan 1000 ekor jenis teripang pasir pada panen kedua ini yang merupakan salah satu jenis dengan nilai ekonomis tertinggi, rabu 15/09/2021.

Sela waktu dalam momen ini, Armipan membuka diskusi dengan Pemerintah terkait perhatian terhadap kelompok yang berada di pesisir pantai wilayah Distrik Kokas baik nelayan tangkap, tambak, maupun budidaya.

Kepala Distrik Kokas “Hamsa Modar” menyampaikan rasa syukur atas keberadaan kelompok pengusaha budidaya ini dan juga keterlibatan pemerintah terkait.

“Rasa syukur karena adanya kelompok ini di Distrik Kokas dan saya berdoa mudah-mudahan kedepan budidaya teripang ini bukan hanya di kelola oleh kelompok bapak golap (Armipan) saja, tetapi bisa berkembang ke kampung-kampung lain juga,” Pungkasnya Hamsah.

Lanjut, “Kami dari pemerintah Distrik Kokas sangat mendukung terkait dengan budidaya rumput laut dan teripang yang berada di distrik kokas ini, semoga senantiasa sukses dan lancar selalu,” Jelasnya kepala Distrik Kokas.

Tempat yang sama, “Yuniati Sanaky” selaku tim Penyuluh Perikanan Kabupaten Fakfak Wilayah Kokas meminta agar pemerintah lebih memperhatikan pemasaran teripang ini.

“Pemerintah harus lebih memperhatikan cara penjualannya, baik harga pasar maupun akses penjualan ke luar kota, dikarenakan daerah fakfak masyarakat masih minim yang mengkonsumsi teripang hingga penjualanya agak susah dan harus ke luar daerah agar nilai jualnya labih menguntungkan,” Tegas Yuniati.

Masih ditempat yang sama, Perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Fakfak “Adriana Karlina” selaku Kabid Budidaya Ikan dan Penyelenggaraan TPI kabupaten fakfak, menjelaskan bahwa budidaya teripang ini akan terus berkembang.

“Budidaya Teripang ini tidak hanya sampai di sini saja akan tetapi harus terus berkembang,” Tegasnya.

Sambung, “Harapan perkembangan ini bisa menjadi kelompok yang mandiri dan tentunya menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lain yang berada di luar distrik ini,” Tutupnya Adriana Karlina”

Dari informasi yang team teropongsulseljaya.com himpun, Teripang jenis pasir yang dipanen ini dalam proses penjualannya ditaksir mencapai 2 jutaan per kilonya dengan jumlah total sekitar 12 ekor kondisi kering.

Reporter : CJ Saf

Baca juga

Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan

11 Juli 2026 - 12:03 WITA

Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda

11 Juli 2026 - 11:41 WITA

Buka SE2026 di Rujab, Bupati Patahudding Jadi Responden Pertama BPS Luwu

15 Juni 2026 - 18:21 WITA

Kelangkaan Gas 3 Kg di Kecamatan Bua Dikeluhkan Warga, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

1 Juni 2026 - 18:04 WITA

Hangatkan Sinergi Ekonomi Daerah, Bupati Luwu Sambut Kunjungan Bank Indonesia Sulsel

5 Maret 2026 - 12:33 WITA

Trending di Ekonomi