Menu

Mode Gelap
Kantah Luwu Perkuat Integrasi Data NIB dan NOP, Dorong Data Pertanahan dan Perpajakan Semakin Terhubung Kantah Luwu Perkuat Pelaksanaan PTSL melalui Peninjauan Lapang di Tiga Desa Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat Percepat PTSL 2026, Panitia Ajudikasi Kantah Luwu Tinjau Lapang di Empat Desa Kantah Luwu Serahkan Sertipikat PTSL kepada Masyarakat Desa Cimpu Utara Sinkronisasi Data, Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Sepakati Pengintegrasian NIB dan NOP

Ekonomi

Hangatkan Sinergi Ekonomi Daerah, Bupati Luwu Sambut Kunjungan Bank Indonesia Sulsel

badge-check


					Hangatkan Sinergi Ekonomi Daerah, Bupati Luwu Sambut Kunjungan Bank Indonesia Sulsel Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Komitmen memperkuat ekonomi daerah kembali ditegaskan melalui pertemuan hangat antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan. Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag, menerima langsung kunjungan jajaran BI Sulsel di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).

Suasana dialog berlangsung akrab dan penuh semangat kolaborasi. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Patahudding didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Penjabat Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Koperasi, IKM dan Perindustrian, serta Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang).

Kunjungan Bank Indonesia ke Kabupaten Luwu tidak sekadar agenda silaturahmi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peninjauan lapangan yang dilakukan BI terhadap sejumlah kelompok usaha dan pelaku ekonomi produktif di daerah tersebut.

Dalam agenda tersebut, tim BI meninjau Pokdatan Pengkasalu Tambak Pengkasalu di Desa Wara, Kecamatan Kamanre. Kelompok ini dikenal sebagai salah satu penggerak sektor perikanan tambak yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Selain itu, rombongan juga mengunjungi Gapoktan Padidi yang berlokasi di Desa Cilallang Selatan, Kecamatan Kamanre. Kelompok tani ini menjadi contoh pengembangan pertanian berbasis kelembagaan petani yang terus didorong untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota.

Tak hanya sektor pertanian dan perikanan, Bank Indonesia juga menaruh perhatian pada penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu terlihat dari kunjungan ke UMKM Banoaqu di Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli, yang dikenal sebagai pelaku usaha kreatif lokal dengan potensi pengembangan yang cukup besar.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Melalui dukungan pembinaan, akses pembiayaan, serta penguatan kapasitas pelaku usaha, berbagai sektor ekonomi di Kabupaten Luwu diharapkan dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Kolaborasi seperti ini juga menjadi langkah strategis untuk memastikan potensi ekonomi lokal-baik di sektor pertanian, perikanan, maupun UMKM-dapat berkembang optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(red)

Baca juga

Wastra Khas Luwu Tampil di Premium Expo HUT Dekranas ke-46, Ketua Dekranasda Hadiri Rangkaian Kegiatan

11 Juli 2026 - 12:03 WITA

Produk UMKM Luwu Tampil di HUT ke-46 Dekranas, Bupati Tinjau Stand Dekranasda

11 Juli 2026 - 11:41 WITA

Buka SE2026 di Rujab, Bupati Patahudding Jadi Responden Pertama BPS Luwu

15 Juni 2026 - 18:21 WITA

Kelangkaan Gas 3 Kg di Kecamatan Bua Dikeluhkan Warga, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

1 Juni 2026 - 18:04 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Luwu 2025 Tertinggi dalam Tujuh Tahun Terakhir

2 Maret 2026 - 10:36 WITA

Trending di Daerah