Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027 Dari Akar Desa ke Panggung Nasional, Luwu Mantapkan Langkah Menuju Sehat Paripurna Bupati Patahudding Gaungkan Luwu Sehat 2027, Targetkan Swasti Saba Wistara Paripurna

Ekonomi

Hangatkan Sinergi Ekonomi Daerah, Bupati Luwu Sambut Kunjungan Bank Indonesia Sulsel

badge-check


					Hangatkan Sinergi Ekonomi Daerah, Bupati Luwu Sambut Kunjungan Bank Indonesia Sulsel Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Komitmen memperkuat ekonomi daerah kembali ditegaskan melalui pertemuan hangat antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan. Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag, menerima langsung kunjungan jajaran BI Sulsel di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).

Suasana dialog berlangsung akrab dan penuh semangat kolaborasi. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Patahudding didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Penjabat Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Koperasi, IKM dan Perindustrian, serta Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang).

Kunjungan Bank Indonesia ke Kabupaten Luwu tidak sekadar agenda silaturahmi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peninjauan lapangan yang dilakukan BI terhadap sejumlah kelompok usaha dan pelaku ekonomi produktif di daerah tersebut.

Dalam agenda tersebut, tim BI meninjau Pokdatan Pengkasalu Tambak Pengkasalu di Desa Wara, Kecamatan Kamanre. Kelompok ini dikenal sebagai salah satu penggerak sektor perikanan tambak yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Selain itu, rombongan juga mengunjungi Gapoktan Padidi yang berlokasi di Desa Cilallang Selatan, Kecamatan Kamanre. Kelompok tani ini menjadi contoh pengembangan pertanian berbasis kelembagaan petani yang terus didorong untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota.

Tak hanya sektor pertanian dan perikanan, Bank Indonesia juga menaruh perhatian pada penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu terlihat dari kunjungan ke UMKM Banoaqu di Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli, yang dikenal sebagai pelaku usaha kreatif lokal dengan potensi pengembangan yang cukup besar.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Melalui dukungan pembinaan, akses pembiayaan, serta penguatan kapasitas pelaku usaha, berbagai sektor ekonomi di Kabupaten Luwu diharapkan dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Kolaborasi seperti ini juga menjadi langkah strategis untuk memastikan potensi ekonomi lokal-baik di sektor pertanian, perikanan, maupun UMKM-dapat berkembang optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(red)

Baca juga

Pertumbuhan Ekonomi Luwu 2025 Tertinggi dalam Tujuh Tahun Terakhir

2 Maret 2026 - 10:36 WITA

Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Lama Bajo

17 Februari 2026 - 18:23 WITA

Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi

16 Februari 2026 - 18:54 WITA

Luwu Jadi Basis Penggilingan Padi Bulog Terbesar di Luar Pulau Jawa

18 Juli 2025 - 19:17 WITA

Pemerintah Desa Cimpu Saluarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) ke 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

26 Mei 2025 - 19:00 WITA

Trending di Daerah