Menu

Mode Gelap
Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Dorong Pemekaran Luwu Tengah, Kepala Daerah Luwu Raya Sampaikan Aspirasi ke Ketua Komisi II DPR RI Penganugerahan Pemenang Kompetisi KRISTAL 2026, Apresiasi atas Gagasan Inovasi dalam Pelayanan Pertanahan Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Luwu 2025 Tertinggi dalam Tujuh Tahun Terakhir

badge-check


					Pertumbuhan Ekonomi Luwu 2025 Tertinggi dalam Tujuh Tahun Terakhir Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu tahun 2025 mencapai 7,43 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu. Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir sekaligus menandai momentum pemulihan ekonomi daerah.

Secara regional, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Luwu menempati peringkat kedua tertinggi di antara kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan, berada tepat di bawah Kabupaten Sidenreng Rappang. Posisi ini menunjukkan daya saing ekonomi Kabupaten Luwu yang semakin menguat di tingkat provinsi.

Data BPS mencatat, perekonomian Kabupaten Luwu mencapai titik terendah pada tahun 2020 pada angka 1,3 kemudian kembali tumbuh pada 2021 pada angka 6,03. Setelah itu, kembali mengalami tren perlambatan hingga berada pada titik 4,36 pada tahun 2024.

Dari sisi nilai, PDRB atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp24.699,39 miliar, dengan PDRB per kapita mencapai Rp63,45 juta.

Struktur PDRB Kabupaten Luwu masih didominasi sektor pertanian dengan kontribusi sebesar 50,65 persen. Selanjutnya diikuti sektor perdagangan dan reparasi sebesar 11,19 persen, industri pengolahan 9,22 persen, konstruksi 4,78 persen, serta sektor lainnya sebesar 24,16 persen.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Luwu paling besar didorong oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 54,77 persen. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menyumbang 37,29 persen, konsumsi pemerintah 8,36 persen, sementara komponen lainnya tercatat -0,42 persen.

Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat serta konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan mendorong sektor-sektor produktif.

“Capaian pertumbuhan ekonomi ini menjadi indikator bahwa arah pembangunan daerah berada pada jalur yang tepat. Pemerintah akan terus memperkuat sektor unggulan, khususnya pertanian, sekaligus mendorong peningkatan investasi dan daya beli masyarakat,” ujar Patahudding kepada Tim Media Center Diskominfo-SP Luwu.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(kom)

Baca juga

Apresiasi Capaian Jajaran di Bali, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

14 Maret 2026 - 19:26 WITA

Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital

14 Maret 2026 - 19:22 WITA

TP PKK dan DWP Luwu Gelar Amaliah Ramadhan, Berbagi Takjil hingga Buka Puasa Bersama

14 Maret 2026 - 16:22 WITA

Balita yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal di Pengairan Ponrang Selatan

12 Maret 2026 - 12:12 WITA

Hangatnya Kebersamaan Ramadan, BPN Luwu Buka Puasa Bersama PPAT dan IWO Luwu Raya

11 Maret 2026 - 21:31 WITA

Trending di Daerah