Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027 Dari Akar Desa ke Panggung Nasional, Luwu Mantapkan Langkah Menuju Sehat Paripurna Bupati Patahudding Gaungkan Luwu Sehat 2027, Targetkan Swasti Saba Wistara Paripurna

Daerah

Bersantap Telur Ikan Terbang Sambil Berdiskusi Mohdar ; Potensi Laut Fakfak Sangat Besar

badge-check


					Bersantap Telur Ikan Terbang Sambil Berdiskusi Mohdar ; Potensi Laut Fakfak Sangat Besar Perbesar

Teropongsulseljaya.com ,Fakfak – Kabupaten dengan julukan kota pala ini secara geografis dikelilingi oleh lautan yang menjadi rebutan dikarenakan potensi alamnya terbilang besar. Sejalan dengan wacana tersebut, diskusi santai membahas tentang berbagai macam permasalahan serta solusipun terjabarkan oleh sang tuan rumah “Mohdar” dikediaman Dinasnya Kampung Dulan Pokpok, Distrik Pariwari, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kabupaten Fakfak, Papua Barat. 22/09/2021.

Mohdar selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perikanan yang juga merangkap sebagai Anggota Syabandar Perikanan Fakfak bercerita tentang Potensi Laut Fakfak sangat memungkinkan untuk mengangkat pendapat daerah kabupaten Fakfak sendiri.

“Tidak diragukan beberapa hasil laut seperti Ikan dengan berbagai jenisnya, Teripang, Kerapu, Tuna, Lobster serta buruan sebahagian besar orang yaitu telur ikan terbang, tersedia di perairan Fakfak dan ini dibuktikan dengan banyaknya kapal kapal dari luar yang mencari,” terangnya Mohdar.

Berbicara tentang telur ikan terbang yang memiliki harga ekonomis tinggi, Pimpinan Redaksi Teropongsulseljaya.com beserta beberapa rekan lainnya diberi suguhan menu tersebut. Menu menurut Mohdar merupakan suguhan alakadarnya namun bagi kami itu merupakan suguhan yang sangat elegan.

Mohdar berbagi informasi mengenai kejadian-kejadian yang pernah terjadi salah satunya jumlah ikan berton-ton namun tidak adanya persiapan manajemen untuk mengantisipasi akhirnya ikan tersebut tidak layak konsumsi.

“Masyarakat nelayan di kabupaten Fakfak ini butuh manajemen yang memumpuni namun hingga saat ini masih sangat jauh terkoordinirnya. Ada beberapa masyarakat yang telah saya dampingi secara pribadi dan Alhamdulillah hasilnya bisa menjadi pembeda dengan yang lainnya,” Ucap Kepala Seksi Bidang TPI Dinas Perikanan.

Menjabat sebagai “Syahbandar” pelabuhan Fakfak, Mohdar pun memiliki tugas dan fungsi yang mengedepankan keselamatan dan keamanan pelayaran meliputi pelaksanaan, pengawasan penegakan hukum perairan serta perlindungan lingkungan maritim di pelabuhan.

Ketegasan terhadap aktivitas kapal masuk maupun keluar dikota Fakfak ini terkhusus nelayan pencari telur ikan terbang, Mochdar mengedepankan aturan ketat. Hal ini dilakukan semata-mata meminimalisir resiko kecelakaan mengingat kondisi perairan yang memiliki gelombang tinggi merupakan momen tepat untuk berburu telur ikan terbang.

“Ombak besar berarti telur ikan terbang ada sebaliknya ombak tidak ada, maka telur ikan juga tidak ada. Untuk tahun ini, karena ketegasan akan aturan pentingnya keselamatan Alhamdulillah tidak ada kecelakaan yang terjadi. Tidak mengikuti aturan maka izin berlayar tidak akan saya keluarkan,” tutup Mohtar. (Vhr)

Baca juga

Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan

21 April 2026 - 18:07 WITA

Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu

21 April 2026 - 18:03 WITA

Libatkan Masyarakat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Laksanakan Pemeriksaan Lapang PTSL di Desa Cimpu Utara

19 April 2026 - 08:06 WITA

800 Rider Taklukkan Jalur Ekstrem Latimojong, Wabup Luwu Buka Adventure Trail Penuh Adrenalin

18 April 2026 - 20:42 WITA

PW dan 5 PD se-Sumsel Resmi Dilantik, Yudhistira Ajak IWO Kontrol Lingkungan di Muba Sebagai Kawasan Tambang Minyak

18 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah